This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Dyna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dyna. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Juli 2010

Dyna 130PS & 110PS : Mesin Sama Karakteristik Beda

Toyota Dyna 130PS & 110PS: Mesin Sama Karakteristik BedaToyota Dyna 130PS & 110PS : Mesin Dengan Kapasitas Sama dan Karakteristik Beda - Saat ini Dyna yang dipasarkan Toyota terdiri dari lima tipe. Perbedaan utama dari kedua tipe adalah tenaga yang dihasilkan mesin. Dua tipe, yaitu 130HT (Heavy Truck) 6-roda dan 130XT (Xpress Truck), juga 6-ban, menggunakan mesin W04D-TR yang menghasilkan tenaga 130PS. Sedangkan 3 lagi, yaitu 110ET (EconoTruck), 6-roda, 110FT (Fast Truck), 6-roda dan 110ST (Small Truck) 4-ban dengan mesin W04D-TP. Toyota Dyna 130PS & 110PS : Mesin Dengan Kapasitas Sama dan Karakteristik Beda.

Kedua mesin W04D-TR dan WD04D-TP kapasitasnya sama, 4.009 cc, 4-silinder. Kesamaan lainnya, langkah dan diameter piston, sistem pasoskan bahan bakar (injeksi langsung) dan turbocharger intercooler.

Mengapa Berbeda?
Dari spesifikasi di atas, bisa saja muncul pertanyaan, mengapa tenaga yang dihasilkan mesin berbeda? Apakah tidak rugi menggunakan mesin yang sama namun tenaganya lebih kecil?

Kenyataannya tidak demikian. Untuk mesin sekarang – apalagi diesel yang sudah menggunakan sistem injeksi – kemampuan menghasilkan tenaga tidak didasarkan pada kapasitas mesin semata. Tetapi rancangan mesin dan sistem pasokan bahan bakar plus udara. Misalnya, sistem injeksi dan turbocharger.


Tujuan menggunakan mesin yang sama untuk menghasilkan tenaga berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Truk dipakai beroperasi di berbagai medan dan membawa muatan beragam. Untuk medan berat, seperti off-road dan daerah yang banyak tanjakan curamnya, harus menggunakan truk bertenaga besar.

Sedangkan truk yang umumnya digunakan pada jalan aspal atau bermuatan ringan, tidak memerlukan tenaga besar, tetapi bisa lari kencang, gesit dan irit konsumsi bahan bakar. Dalam hal ini, efisiensi sangat diperhitungkan.

Strategi Jitu
Paradigma bahwa tenaga dan konsumsi bahan bakar ditentukan oleh kapasitas mesin, tidak lagi mutlak. Mesin berkapasitas besar bisa saja dibuat lebih irit konsumsi bahan bakar dengan mengeset lagi “kerja sistem pasokan bahanbakar”.

Kendati demikian, tetap berlaku hukum, besarnya tenaga yang dihasilkan mesin tergantung dari energi yang dibakar. Dalam hal ini adalah solar. Makin banyak energi yang dibakar, bertambah besar pula tenaga yang dihasilkan.

Nah, untuk mesin W04D-TR, tenaganya yang lebih besar, termasuk torsi, diperoleh dengan membakar solar dan udara lebih banyak. Dalam hal ini mesin, memang sudah direkayasa atau dirancang untuk membawa beban berat. Untuk ini, jumlah bahan bakar yang dipasok ke dalam mesin dan selanjutnya dibakar, diatur oleh pompa distribusi (Bosch pump).

Sedangkan mesin W04D-TP yang menghasilkan tenaga 110 PS, dirancang untuk aplikasi lebih ringan, misalnya truk beroperasi di jalanan aspal. Bisa juga beban yang dibawanya tidak terlalu berat. Karena itulah, baik tenaga maupun torsinya dirancang lebih rendah namun diperoleh pada putaran sama (untuk tenaga hanya berbeda 100 rpm). Karena itulah, kemampuan mesin menghasilkan tenaga dirancang sesuai tugas truk.

Segi Perawatan
Pertanyaan yang juga bisa muncul, apakah tidak rugi, mesin berkapasitas besar, tenaga dan torsinya dikerdilkan? Dari aspek komersial tidak!Pilihan tersebut justru bisa disebut sebagai strategi jitu! Produsen tidak perlu lagi menggunakan dua mesin dengan ukuran atau kapasitas berbeda. Cukup satu! Dengan demikian, biaya produksi lebih ekonomis. Harga bisa ditekan!

Bagi konsumen, terutama yang menggunakan berbagai tipe - sesuai aplikasinya - sangat membantu biaya dan kemudahan pemeliharaan. Jumlah komponen interchangable atau dipertukar sangat banyak. Selanjutnya, bisa membuat harga komponen atau suku cadang lebih murah dan gampang diperoleh. Tidak perlu stok banyak!


Spesifikasi mesin Toyota Dyna 130PS dan 110PS

Tipe
W04D-TR (130PS)
W04D-TP (110PS)

Tenaga maksimum PS @rpm
130 @2.700
110 @2.800

Torsi maksimum PS @rpm
38,0 @1.800
29,0 @1.800

Kapasitas cc 4.009
Diameter x langkah (mm)
104 x 118
Sistem pasokan bahanbakar
Injeksi langsung
Sistem pasokan udara
Turbocharger-Intercooler
Toyota Dyna 130PS & 110PS : Mesin Dengan Kapasitas Sama dan Karakteristik Beda

Selasa, 20 Juli 2010

Toyota Dyna 130 XT : Pemburu Untung & Minim Polusi

Toyota Dyna 130 XT : Review Majalah OtomotifToyota Dyna 130 XT : Pemburu Untung & Minim Polusi - Pasti sering lihat dong kala jalan-jalan keluar kota, truk dan bis dengan asap yang begitu legamnya, sampai-sampai membuat pengemudi di belakang sibuk menutup hidung. Saking banyaknya sampai timbul anggapan kalau kendaraan komersil adalah pencemar udara terbesar akibat sisa gas buangnya yang pekat. Tapi jangan samakan Toyota Dyna yang baru saja beredar. Toyota Dyna 130 XT : Pemburu Untung & Minim Polusi.

Sudah lebih sadar lingkungan, truk andalan Toyota ini siap mengantar kemanapun memburu keuntungan usaha tanpa perlu khawatir masalah polusi. Mesin W04D-TN yang berada di bawah kabin telah memenuhi standar uji emisi Euro2. Artinya, kinerja Dyna akan tetap maksimal tanpa harus mengotori bumi. Mesin berkapasitas 4.000 cc dilengkapi turbo ini sanggup menyemburkan tenaga hingga 130 dk dengan torsi maksimum 362 Nm sejak di putaran mesin 1.800 rpm. Artinya, mau ketemu medan tanjakan curam ataupun jalan lurus panjang, Dyna sudah mengeluarkan torsi maksimalnya sejak di putaran mesin rendah.

Kelebihan lain Dyna tersembunyi di balik kekuatan sasis dengan perbandingan gigi differential-nya. Sasisnya jauh lebih kuat, dan perbandingan gigi yang terpasang dirancang untuk bisa membawa beban lebih berat, berjalan lebih cepat, dan menghasilkan performa lebih hebat dari sebelumnya.

Sasis Dyna juga memiliki dimensi panjang dan besar. Ujung-ujungnya kekuatan Dyna membawa beban lebih berat tak perlu dipertanyakan lagi. Apalagi melihat fleksibilitas kepala Dyna ketika ingin dikonversi ke berbagai jenis truk, mulai dari truk boks, dump truck, hingga dibuat model bis angkutan penumpang.

Coba masuk ke gigi satu, sedikit terdengar suara mesin mulai masuk dalam kabin. Namun jangan alpa melihat indikator perpindahan gigi maksimum yang diperkenankan. Cukup tengok panel meter speedometer besar di bagian tengah instrument cluster. Tapi itu hanya efek kecil. Efek besar akibat perbandingan gigi yang besar. Dyna perkasa ketika start dengan beban berlebih.

Berkat nama besar Toyota, Dyna kini tampil jauh lebih meyakinkan, sekaligus menjadi jaminan akan kepastian suku cadang, serta produk dan layanan after-sales lainnya. Saat ini Dyna dijual mulai dari Rp 186,1 juta hingga Rp 238,3 juta, hanya kepala saja. Toyota Dyna 130 XT - Review Majalah Otomotif.

Senin, 12 Juli 2010

Toyota Dyna Juga Galak di "On Road"

angsuran kredit murah toyota dynaToyota Dyna Juga Galak di "On Road" - Buat pengusaha atau perusahaan angkutan barang dan penumpang, kendaraan menjadi senjata andalan. Dalam hal ini, kendaraan itu tentu adalah truk. Tak cukup bermodalkan tenaga besar saja, truk perlu punya kemampuan yang cepat, andal, dan daya angkut yang maksimal. Yang lebih penting lagi, sebuah truk sanggup memberikan performa yang tangguh di jalan mulus (on road), tanjakan, dan jalan kasar (off-road). Toyota Dyna Juga Galak di "On Road".

Seperti kita ketahui, sekarang ini banyak pilihan untuk kendaraan yang dikategori kendaraan komersial (truk). Ada dari Jepang, China, dan Eropa. Tapi yang menguasai pangsa pasar hanya dua merek, salah satunya Toyota dengan produk andalannya, Dyna.

Namun, di kalangan para sopir atau pengusaha, "Si Kepala Merah"— sebutan untuk Dyna — dikenal kurang ganas di on road. Benarkah demikian? Salah satu portal berita terkemuka di Indonesia sudah menemui beberapa narasumber yang sehari-hari bergelut dengan Toyota Dyna. Inilah komentar mereka.

Ir Joanes Sani Wijaya, Asset Maintenance & Purchasing PT Balina Agung Perkasa, distributor minuman mineral Aqua. Dari 400 lebih kendaraan, Dyna ada 243 unit dari berbagai varian. "Saya pernah ketemu beberapa orang. Omongannya memang begitu (Dyna payah di on road). Bagi saya, sama saja. Buktinya, Dyna yang kami pakai sudah mendekati 10 tahun dan sampai sekarang tidak ada keluhan."

Hartono, Pemilik PT Menara, perusahaan angkutan Semarang-Surabaya dengan 5 truk Dyna. "Tidak benar Dyna kalah di on road. Masing-masing (sama kompetitor 'Kepala Kuning') punya kelebihan. Tapi, kalau pakai untuk kerja, Dyna lebih kuat. Hanya tak bisa dibuat untuk koboi-koboian (diajak cepat)."

Ir R Handoko Sukijadi, Direktur PT Menara. "Kalau untuk mengejar waktu, Dyna tidak bisa. Seperti membawa surat, ikan, ayam atau daging. Selain itu, juga tergantung dari cara mengemudinya. Tidak bisa langsung dihentak, tapi harus diurut (pedal gas ditekan perlahan). Satu lagi, harus tepat memilih model untuk yang diangkut karena Dyna punya banyak varian dan bagi transporter jadi sedikit membingungkan. Contohnya, Dyna ET kurang cocok buat angkutan."

Ponco, bagian kendaraan perusahaan Kacang Atom Cap Gajah, Semarang. "Dyna kan ada yang engkol dan double. Untuk yang double sudah tidak oleng. Kecepatan rata-rata 70 km/jam masih enak. Terus, suaranya lebih halus ketimbang model Toyota Dyna sebelumnya yang berisik banget."
Toyota Dyna Juga Galak di "On Road"

Lima Pilihan Dyna yang Sangat Menarik

harga mobil truk bekas toyota dynaLima Pilihan Toyota Dyna yang Sangat Menarik - Seperti mobil penumpang, di kategori komersial, Toyota juga menghadirkan kendaraan komersial dengan pilihan sangat beragam. Khusus untuk komersial, Toyota hanya menyediakan atau memasarkan truk ringan (light truck) di Indonesia dengan nama Dyna. Ketangguhan Dyna di off-road dan tanjakan sudah diakui banyak konsumen berbagai daerah di Indonesia. Lima Pilihan Toyota Dyna yang Sangat Menarik.

Tahun ini, Toyota memberikan pilihan yang makin beragam bagi pengusaha Indonesia yang memerlukan kendaraan komersial, baik truk maupun untuk mikrobus sebagai andalan usaha.

Kendati ditawarkan lima varian dengan perbedaan kemampuan mesin menghasilkan tenaga dan transmisi, namun aplikasinya sampai 20 macam. Pasalnya, selain varian berdasarkan perbedaan tersebut di atas, juga ada varian berdasarkan jumlah roda atau ban yang digunakan. Dalam hal ini, 6 atau 4-ban. Jadi dari yang besar, panjang sampai yang lebih kecil untuk penggunaan dalam kota atau jarak pendek dengan jalanan mulus.

Berikut varian Dyna berdasarkan tenaga mesin, transmisi dan penggunaannya.

Heavy Duty (6-ban): 130HT
Inilah kasta tertinggi dari rangkaian Dyna. Kehebatannya, direkayasa dan dirancang sebagai pekerja berat untuk medan off-road dan tanjakan (daerah pergunungan). Tepatnya untuk membawa material, seperti pasir dan batu dari tempat pengaliannya, pertambangan dan perkebunan. Juga cocok dan sudah banyak yang menggunakan sebagai carrier untuk jarak sangat jauh dengan medan penuh tanjakan.

Salah satu konsumen yang sudah membuktikannya adalah Sapriadi, 32 tahun dari Maros, Sulawesi Selatan yang mengandalkan Dyna 130HT untuk membawa bawang merah dari Makassar sampai Gorontalo, Manado dan Kendari.

“Saya sudah lama menggunakan Dyna. Mampu membawa muatan 9 ton. Kalau merek lain, 8 ton sudah kepayahan dan tidak kuat lagi menanjak. Dengan Dyna tidak ada masalah. Karena itulah, sampai sekarang saya tetap menggunakan Dyna 130HT. Karena setiap rit bisa membawa muatan lebih banyak 1 ton. Dari segi bisnis transportasi, kondisi seperti tersebut jelas sangat menguntungkan,“ beber Sapriadi di kantornya, Maros.

Kelebihan Dyna 130HT 6-roda, menggunakan mesin 4.000cc turbocharger yang menghasilkan tenaga 130PS dengan emisi standar Euro-2. Hebatnya lagi, tenaga tersebut dihasilkan pada putaran rendah, 2.700 rpm. Tak kalah menarik, torsi, 38,0 kg-m juga diperoleh pada putaran rendah, 1.800 rpm.

Dengan kemampuan tersebut, tersebut membuat Dyna sebagai truk yang kuat dan irit bahan bakar. Kemampuan menanjaknya juga hebat dan pengemudi tidak perlu menekan gas dalam-dalam.

Tidak hanya mesin yang dirancang dan direkayasa untuk membuat 130 HT paling kuat di kelasnya. Dari perbandingan gigi gardan atau final rasio, membuat Dyna yang satu ini semakin tangguh dan raja tanjakan. Pasalnya, untuk membawa beban berat dan bisa lolos dari rintangan jalan yang rusak atau tanjakan berat, Toyota menggunakan perbandingan gigi gardan 6,428.

Dengan ini pula, Gross Vehicle Weight (GVW) tertinggi di kelasnya, 8.250 kg. Malah, di lapangan sering dipaksa “overload” sampai 9 ton namun semuanya berjalan lancar (kecuali ban jadi cepat habis).

Bahkan, bila ingin digunakan di medan yang lebih berat dan muatan banyak, Toyota juga menyediakan 130HT dengan perbandingan gigi gardan 6,833. Hasilnya, membuat Dyna semakin tangguh dan tiada duanya di tanjakan. Dalam hal ini, tidak hanya mesin dan transmisi yang dirancang paling top di kelasnya, juga kekuatan sasis, seperti per daun, rem dan kopling.

Tak kalah menarik, pengemudi juga makin senang dan mudah bekerja. Pasalnya, Toyota kini melengkapi Dyna 130HT dengan power steering. Lima Pilihan Toyota Dyna yang Sangat Menarik.

Toyota Dyna 130XT Xpress 6-Ban

Toyota Dyna 130XT Xpress 6-Ban: mengandalkan tenaga mesin yang kuat kecepatan lebih tinggi untuk angkutan jarak jauhToyota Dyna 130XT Xpress 6-Ban - Dari rangkaian Dyna yang dipasarkan pada 2010 ini, salah satu tipe atau varian terbaru adalah 130XT 6-ban yang disebut juga “Xpress Truck”. Tipe ini kemampuan mesinnya sama dengan 130HT, namun berbeda pada perbandingan gigi akhir (gardan). Perbedaan tersebut disesuaikan dengan aplikasinya, misalnya jalanan mulus dan jarak jauh. Toyota Dyna 130XT Xpress 6-Ban.

Dyna 130XT, perbandingan gigi gardan atau akhirnya 5.375. Dengan angkat perbandingan lebih kecil ini, membuat 130XT bisa dikebut pada kecepatan lebih tinggi, bergerak dengan lincah dan tentu saja menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit.

Tepatnya, bila Anda membutuhkan truk dengan daya muat besar namun jalan yang dilalui relatif mulus, 130XT paling pas. Atau bisa pula digunakan pada medan semi off-road dengan beban yang tidak terlalu berat. Xpress Truck ini paling cocok. Misalnya, sebagai truk tangki atau boks.

Dyna 130XT dirancang untuk beroperasi mantap pada jalan mulus (on-road) dengan jarak tempuh jauh. Dengan gross weight vehicle (GWV) 7.500 kg atau 7,5 ton, kemampuan membawa muatan tidak bisa dikalahkan oleh truk merek lain di kelasnya. Kemampuannya membawa muatan untuk jarak tempuh jauh, dipastikan lebih menguntungkan. Benar-benar partner bisnis yang menguntungkan.

Untuk menjamin keamanan selama digunakan melalui tanjakan dan jarak tempuh jauh, Toyota melengkapi Xpress Truck ini dengan rem teromol dan kampas berukuran besar besar (320 mm x 115 mm). Lantas dengan mesin 4.000cc yang menghasilkan tenaga 130 PS @2.700 rpm, membuat 130XT sebuah kombinasi yang sangat mantap untuk mempercepat perkembangan usaha angkutan Anda. Toyota Dyna 130XT Xpress 6-Ban.

Senin, 01 Februari 2010

Toyota Dyna : Refleksi Optimisme

Dealer Toyota Manokwari, PapuaMembaiknya perekonomian nasional telah menghasilkan iklim yang prospektif bagi para pelaku pasar. Tentunya kenyataan ini harus dijadikan peluang bagi mereka yang jeli melihat kesempatan.
Dengan nilai tukar rupiah yang kini stabil di kisaran Rp 9.500 per dolar AS, diikuti inflasi yang terprediksi di rentang 2,5%-3% maka jelas tergambar bahwa perekonomian sedang beranjak baik.

Artinya, inilah salah satu saat yang tepat untuk meluncurkan kendaraan komersial. "Kendaraan niaga sekaligus membantu mendorong roda perekonomian Tanah Air," ujar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor (TAM).

Dan PT. TAM secara nyata menunjukkan keseriusannya ketika melansir Dyna baru dalam 5 varian sekaligus, yaitu 130 HT, 130 XT, 110 ET, 110 FT dan 110 ST. Beberapa perubahan pun dilakukan demi meningkatkan kualitas "Si Kepala Merah".

Misalnya kenyamanan yang bertambah berkat power steering dan tilt telescopic yang tersedia di semua varian. Sasis dan differential pun telah diperkuat dengan kombinasi rasio final gear lebih besar, sehingga Toyota Dyna baru lebih tangguh menghadapi medan berat.

Fleksibilitas tidak hanya datang dari total varian yang tersedia, melainkan juga dari keniscayaan mengkonversi dalam beragam format kendaraan niaga. Desain baru Dyna memudahkan untuk diubah menjadi ambulan, truk pengangkut air mineral, truk bak kayu dan lain-lain.

Diharapkan penjualan Toyota Dyna akan meningkat dari pencapaian 2009 yang merebut 17% pasar kendaraan komersial di segmen truk 2 ton.