This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kijang Innova. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kijang Innova. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juni 2011

Sejarah Toyota Kijang

Toyota Kijang Generasi 1 (1977 - 1980)
Toyota Kijang Generasi 1 (1977-1980)Diperkenalkan pertama kali pada 9 Juni 1977 dalam bentuk yang sangat sederhana. Pickup kotak berpintu setengah, dengan jendela samping terbuat dari terpal dan plastik. Engsel pintunya tampak dari sisi luar. Generasi dengan kode KF10 ini menggunakan mesin tipe 3K berkapasitas 1.200 cc, seperti mesin Corolla. Transmisi yang digunakan 4 percepatan.
Kijang generasi pertama ini terkenal dengan julukan Kijang Buaya, karena kap mesin yang dapat dibuka sampai ke samping. Kijang Buaya ini sudah mampu merebut hati masyarakat Indonesia. Ini terbukti dari angka penjualannya yang mencapai 26.806 unit hingga diluncurkan generasi selanjutnya.

Toyota Kijang Generasi 2 (1981 - 1985)
Toyota Kijang Generasi 2 (1981 - 1985)Pada September 1981, generasi kedua dengan kode KF20 dirilis di pasaran. Meskipun masih banyak kemiripan dengan generasi sebelumnya, kendaraan dengan nama populer Kijang Doyok ini telah mengalami perubahan cukup banyak, seperti letak engsel pintu yang tersembunyi, kap mesin yang hanya membuka di bagian atas moncong, serta grill juga permukaan pintu yang sama dengan bodi.

Mesinnya sudah mengalami peningkatan dari 3K menjadi 4K, dengan kapasitas silinder 1.300 cc. Suspensi yang dipergunakan masih seperti generasi sebelumnya, yaitu double wishbone dengan per daun dipasang melintang untuk bagian depan, serta per daun dengan posisi di bawah gardan (under axle) untuk bagian belakang.

Pada 1982, generasi kedua ini mengalami penyempurnaan dengan penambahan kunci pintu kanan. Tahun 1983, transmisi dan differential-nya disempurnakan, sekaligus dilakukan penambahan booster untuk sistem pengereman. Grill dan bumper bagian depan diubah dengan tampilan yang lebih menarik.

Dengan sedikit perubahan pada eksteriornya, pada Desember 1985, PT. Toyota Astra Motor meluncurkan Kijang mesin 5K yang berkapasitas 1.500 cc. Meskipun kapasitas silinder yang dimilikinya lebih besar, ternyata konsumsi bahan bakarnya masih lebih hemat sekitar 5% dibandingkan tipe sebelumnya.

Generasi kedua Kijang, sama halnya dengan generasi pertamanya semakin mendapat hati penggemarnya, terbukti dengan makin tingginya angka penjualan yang dicapai selama 5 tahun keberadaannya, yaitu sebanyak 101.668 unit.

Toyota Kijang Generasi 3 (1986 - 1996)
Toyota Kijang Generasi 3 (1986 - 1996)Generasi ini dibagi menjadi dua periode besar, yaitu Kijang Super (1986-1992) dan Kijang Grand (1992-1996).

Dengan perubahan total pada eksteriornya, pada Nopember 1986, generasi ketiga mulai diperkenalkan. Mulai generasi ini, telah digunakan teknologi Full Pressed Body, yang dapat mengurangi sekitar 2-5 kilogram dempul per mobil.

Dari generasi inilah mulai diperkenalkan chasis pendek (KF40) dan panjang (KF50), dengan konstruksi chasis yang telah mengalami perbaikan. Sistem kemudi pun tak luput dari proses penyempurnaan, dengan diterapkannya sistem re-circulating ball dan penggunaan variable gear ratio.

Untuk menambah rasa nyaman, suspensi bagian depan diubah menjadi double wishbone dengan pegas batang torsi, sedangkan konstruksi bagian belakang menjadi over axle. Penggunaan rem cakram juga mulai diperkenalkan mulai Kijang generasi ini.

Teknologi Advance Super Response Engine (ASRE) diadopsi untuk menyempurnakan sistem pasokan bahan bakar, sehingga terjadi peningkatan performa dari 61 ps menjadi 63 ps. Transmisi yang digunakan juga tersedia dalam dua pilihan, 4 speed dan 5 speed.

Sistem kemudi rack & pinion mulai diperkenalkan di tahun 1991. Pada tahun tersebut sekaligus dilakukan penyempurnaan per belakang dan as kopel tipe 3 sambungan pada chassis panjang, guna mengurangi getaran.

Generasi Kijang Grand diluncurkan pada Agustus 1992, dengan teknologi Toyota Original Body, di mana proses pembuatan bodi menggunakan mesin press berkekuatan 1.500 ton dan metode las titik (spot welding) mulai diperkenalkan. Dengan teknologi baru tersebut struktur bodi bisa disamakan dengan sedan, dan benar-benar bebas dempul.

Perubahan lainnya pada Kijang Grand ini, seperti rangkaian baru lampu depan, grill dan bumper depan belakang untuk bagian eksterior. Untuk interiornya, bentuk dashboard telah mengalami perubahan, juga penambahan AC double blower untuk tipe Grand Extra, yang merupakan grade tertinggi dalam generasi Kijang Grand ini. Posisi tangki bahan bakar dipindah ke sebelah kiri, sedangkan ban cadangan digantung di belakang, dan sistem kemudinya telah menggunakan power steering.

Meski masih menggunakan mesin tipe 5K, namun penyempurnaan pada Kijang Grand ini telah dilakukan pada karburator, intake dan exhaust manifold, sehingga dapat meningkatkan tenaganya menjadi 72 ps.

Pada tahun 1995, setahun sebelum berakhirnya generasi ini diluncurkan Kijang KF42 dan KF52 dengan mesin 7K. Hingga digantikan generasi yang lebih baru, generasi ketiga ini berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 492.123 unit.

Toyota Kijang Generasi 4 (1997 - sekarang)
Toyota Kijang Generasi 4 (1997 - sekarang)Bulan Januari 1997, PT. Toyota Astra Motor kembali meluncurkan Kijang terbarunya. Pada generasi keempat ini, bentuk Kijang mengalami perubahan total, tampil lebih aerodinamis dengan lekukan yang lebih halus sehingga sering disebut Kijang Kapsul.

Kijang dengan kode KF70 dan KF80 ini juga mengalami perubahan konfigurasi tempat duduk bagian belakang. Untuk chasis long tipe Deluxe dan Grand, tempat duduk bagian belakang menghadap ke depan dan bisa dilipat, sehingga menambah kenyamanan penumpang. Dashboard-nya juga mengalami perubahan total.

Penyetelan katup sudah menggunakan sistem hidrolik. Tenaga meningkat menjadi 80 ps. Transmisi tersedia dalam 4-speed, 5-speed dan otomatis 4-speed. Mesin yang dipergunakan masih tetap 7K. Sebulan kemudian, dirilis versi diesel bertipe mesin 2L dengan kode LF70 dan LF80.

Pada bulan Februari 2000, dilakukan penyegaran tampilan eksterior dan interior, yang meliputi perubahan pada lampu, bumper dan dashboard-nya.

Kijang EFI berkapasitas 2.000 cc diluncurkan pada bulan September 2000, dengan mesin bertipe baru, 1RZ-E untuk variant Grand dan Krista, sebagai tambahan tipe K yang selama 20 tahun telah diakui kehandalannya. Dengan tipe mesin barunya ini, Kijang semakin bertenaga (97 ps). Sejak diluncurkan hingga akhir kuartal pertama tahun 2002, penjualan Kijang generasi keempat ini telah mencapai angka 269.226 unit.

Kini, tak terasa telah 25 tahun lamanya Kijang tumbuh dan berkembang bersama keluarga Indonesia. Ini membuktikan Toyota Kijang merupakan mobil keluarga terbaik setiap keluarga Indonesia.

Kamis, 13 Januari 2011

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia

Kijang Innova: Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia - Toyota Kijang Innova selalu menjadi mobil idaman keluarga, sejak diluncurkannya hingga kini. Kijang Innova merupakan mobil keluarga paling sukses di negeri ini. Sejak 2005 hingga kini Kijang Innova menguasai lebih dari 70 persen pasar segmen MPV (multipurpose vehicle) medium nasional. Hal ini makin menguatkan image Toyota Kijang Innova sebagai Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.

Tingginya angka penjualan lantaran memiliki beberapa faktor, antara lain faktor Indonesia, karena mobil Kijang Innova memang dibuat berdasarkan keinginan dan kebutuhan keluarga Indonesia. Faktor lain pada Kijang Innova dapat dilihat salah satunya dari ground clearance tinggi yang sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia, selain itu kelapangan, kenyamanan, dan kapasitas hingga 8 penumpang juga disesuaikan dengan karakteristik ideal konsumen Indonesia yang memiliki keluarga besar, sehingga selalu bepergian dengan keluarga besarnya yang cukup banyak. Hal inilah salah satu hal yang menjadikannya Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.

Keberhasilan Kijang Innova terus bertengger di urutan teratas di kelas mobil MPV medium karena syarat sebagai mobil idaman keluarga terpenuhi di sini. Kapasitas angkut sebanyak 8 orang, ground clearance tinggi, nyaman dan mewah, lapang serta performa yang tangguh. Semua kelebihan boleh dibilang tidak dimiliki kendaraan lain.

Untuk konsumen kelas atas yang membutuhkan mobil keluarga beratmosfir mewah, Toyota menghadirkan Kijang Innova dengan varian Captain Seat dengan pengaturan interior yang fleksibel untuk menyesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

Kijang Innova menggunakan mesin 1 TR-FE dengan konfigurasi 4 silinder se-garis 1.998 cc. Mesin ini mampu meletupkan 136 dk/5.600 rpm dengan torsi maksimal 183 Nm/4.000rpm. Mesin dilengkapi rangkaian katup DOHC (Double Overhead Camshaft) dengan sistem VVT-i (Variable Valve Timing-Intelligent) dan teknologi Drive By Wire.

Nah, penambahan teknologi pada mesin untuk memenuhi Standar Euro 2 lebih canggih lagi. Paling jelas adalah catalytic converter pada saluran gas buang yang berfungsi menyaring gas-gas beracun dari hasil pembakaran mesin sebelum dibuang ke udara bebas.

Penggunaan catalytic converter tidak sendirian. Karena sistem injeksi pun diubah menjadi sistem closed loop. Oxygen sensor menjadi tanda hadirnya sistem closed loop. Sensor ini membaca jumlah oksigen di gas buang sehingga campuran bahan bakar dan udara selalu terjaga ideal pada angka 14,7:1. Dengan adanya sensor oksigen ini, maka setelan CO tidak ada lagi.

Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh BPPT - BTMP (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi - Balai Termodinamika, Motor dan Sistem Propulsi), PUSPIPTEK Serpong dengan menggunakan metode pengujian konsumsi bahan bakar berstandar internasional UN ECE R85 dan siklus uji ECE 83-04, Kijang Innova Euro 2 terbukti lebih efisien dibandingkan Non Euro. Jadi jelas bahwa selain hemat bahan bakar, Kijang Innova lebih ramah lingkungan.

Dari sisi daya tampung, Kijang Innova memberikan kenyamanan bagi konsumennya karena bisa mengangkut hingga 8 orang. MPV yang lain bisa mengklaim dapat memuat 7 sampai 8 penumpang. Namun, rasa lega, atau keleluasaan penumpang dan pengemudi saat duduk di joknya masing-masing, tidak akan bisa menyamai Kijang Innova. Pasalnya, dimensi interior Kijang Innova benar-benar dimanfaatkan untuk "memanjakan" penumpang dan pengemudi.

Kenyamanan ini diperoleh dari jarak sumbu roda (wheel base) yang lebih panjang. Hasilnya, penumpang bisa duduk dengan nyaman dan leluasa menyelonjorkan kakinya ke depan. Penumpang juga bisa bergerak secara leluasa ketika semua jok berisi muatan penuh. Ini karena dimensi makin melebar ke samping.

Kijang Innova dipadati berbagai fitur ekstra mewah. Ada sistem audio 2 DIN dengan 6 CD changer indash yang dapat memutar format MP3 dan WMA. Sistem Audio ini didukung enam buah speaker dan tweeter yang mampu menghasilkan alunan suara berkualitas (Tipe V).

Fitur canggih berikutnya digital auto AC yang bisa mengatur temperatur kabin yang kita inginkan, MID (multi information display), wood instrument panel, steering wheel dengan switch control, jok berlapis kulit untuk bangku penumpang, dan dual SRS Air Bag untuk penumpang di depan (Tipe V).

Untuk para konsumen yang lebih menekankan pada kenyamanan di dalam kendaraan, Toyota Kijang Innova merancang kursi baris kedua dengan captain seat yang nyaman. Keistimewaan penambahan captain seat ini adalah seat arrangement independen untuk tiap kursi, baik untuk reclining, sliding, dan 100 persen folding. Penumpang akan lebih mudah mengakses kursi baris ketiga, fleksibilitas pengaturan posisi atau jarak kursi dan utilitas bertambah. Kursi model ini bisa dimiringkan, digeser dan dilengkapi sandaran tangan. Bila diperlukan captain seat bisa dilipat untuk menyediakan ruang bagasi tambahan, atau meluruskan kaki sambil tiduran.

Selain kabin luas sehingga membuat penumpang terasa berada di dalam mobil berkelas, Kijang Innova juga memberi akomodasi yang luas dari berbagai variasi lipatan kursinya. Kijang Innova mampu memecahkan masalah saat diajak berpergian dengan membawa barang-barang, berkat sistem pengaturan ruang kabin yang ciamik.

Asyiknya, kursi Kijang Innova punya fasilitas reclining dan dapat diatur secara fleksibel. Terutama kursi baris ketiga yang ruang belakangnya bisa dimuati barang bawaan. Seperti belanjaan dari pasar swalayan. Tas gendong dan berbagai ukuran travel bag dapat ditampung disini.

Pada saat Anda membawa barang yang cukup banyak, lipat kursi baris ketiga ke samping hingga merapat ke dinding kabin. Semua bagian belakang pun lega dan bagasi dapat menampung lebih banyak. Seandainya tidak membutuhkan ruang terlampau besar, cukup lipat satu kursi, sisanya bisa memuat seorang penumpang.

Kursi baris kedua punya kombinasi lipat 60:40. Dimensi lipatan kursi baik besar atau kecil, tergantung kebutuhan. Ini untuk mengakomodasi barang bawaan yang lumayan panjang dan berukuran besar hingga harus diselonjorkan hingga kursi baris kedua. Sisa kursi kedua dapat dipakai mengangkut penumpang. Orang itu pun bisa tetap duduk nyaman atau leluasa bergerak di dalam kabin Toyota Kijang Innova.

Berbagai variasi lipatan kursi yang dimiliki Toyota Kijang Innova bertujuan agar Anda sekeluarga nyaman dan aman dalam perjalanan. Berbagai fitur dan kelebihan yang dimiliki Kijang Innova, selain kekuatan brand Toyota itu sendiri, serta layanan purna jual yang sudah tak diragukan lagi (JD Power No. 1 Award 2010 untuk layanan sales dan after sales), sangatlah tepat sekali jika menjadikan Kijang Innova sebagai Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.

Rabu, 03 November 2010

Kijang Innova : Terbukti Hemat BBM

Kijang Innova Hemat BBMKijang Innova Terbukti Hemat BBM - Gosip miring yang menyebutkan bahwa Toyota Kijang Innova boros ternyata hanya sekadar isapan jempol. Johnny Darmawan, Presiden Director PT. Toyota Astra Motor (TAM) menegaskan dari hasil survey di beberapa daerah, membuktikan bahwa Toyota Kijang Innova Hemat BBM.

”Kita telah mensurvei para pemakai Kijang Innova di daerah Jawa Timur serta Jawa Barat. Mereka mengaku puas dengan konsumsi BBM-nya yang terbukti lebih irit,” tegas Johnny.

Dari rata-rata pemakaian konsumsi BBM-nya, per liternya bisa mencapai jarak antara 8-10 km/jam. ”Hasil itu bisa lebih lho, tergantung pemakaian dan kondisi jalannya. Jadi isu Kijang Innova boros itu merupakan black campaign,” terangnya.

Salah satu bukti lain yang sulit dipungkiri adalah trend kenaikkan penjualan Kijang Innova. Di kelas MPV medium, penjualan Kijang Innova sampai bulan Juli mencapai 32.741 unit. Artinya dengan semakin meningkatnya penjualan Kijang Innova, membuktikan bahwa kepuasan dan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap MPV keluarga ini masih sangat tinggi.

"Angka tersebut membuktikan Kijang Innova masih menjadi Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia dan hingga kini selalu memimpin pasar. Pada 2008 market share-nya pun rata-rata 67,8%," papar Jonny.

Sangat wajar jika peminat Kijang Innova semakin meningkat. Terlebih setelah diluncurkannya New Kijang Innova dijamin konsumsi BBM-nya akan lebih hemat karena mesinnya semakin disempurnakan.

New Kijang Innova memakai mesin dengan dua pilihan, yaitu bensin dan diesel. Mesin bensin berkapasitas 2.000 cc DOHC VVT-i, sedangkan diesel 2.500 cc telah menggunakan teknologi common rail yang terbukti lebih ramah lingkungan. Kijang Innova Terbukti Hemat BBM.

Selasa, 06 April 2010

Kijang Innova : Upgrade Maksimal Ala Orisinal

Kijang Innova ReviewToyota Kijang Innova punya banyak varian sejak awal diluncurkan di pasar Indonesia. Seperti para pendahulunya, banyak tipe yang bisa dipilih. Mau yang standar atau sudah full option. Berbagai kelengkapan tadi pastinya berpengaruh pada banderolnya. Nah, buat yang beli Innova standar ataupun bukan kasta tertinggi, seperti Innova E dan G, usah gelisah. Karena bukan tidak mungkin bisa menyamai berbagai fitur yang dimiliki oleh Innova V. Urusan beda tampang eksterior paling cepat dicirikan, tetapi itu kan hanya tampilan. Lebih baik mengutamakan piranti yang fungsional bukan?

Maka, kali ini tabloid Otomotif memfokuskan berbagai peranti yang bisa bikin Innova Anda lebih fungsional. Asyiknya, upgrade yang dilakukan setara peranti orisinal. Bukan mirip lagi, melainkan serupa dengan opsi tertinggi dan terbaru dari kasta Innova.

TUTUP BAN SEREP
Kabin lega Innova dapat sumbangan terbesar dari ban serep yang ditaruh di kolong. Memang kabin jadi lebih tinggi tetapi ruangnya tidak termakan buat roda cadangan. Efek sampingnya, karena berada di bawah, roda jadi mudah kotor.

Terlebih pada musim hujan seperti sekarang ini, ban serep pasti kotor terkena cipratan air. Belum lagi kemungkinan getas karena di sebelah kanan ban ada pipa knalpot. Pokoknya bikin repot kalau harus ganti ban di jalan deh. Tangan bisa belepotan kotoran dan cukup sulit mengepaskan posisinya ketika menaik-turunkan roda.

Coba deh tilik Innova keluaran anyar. Ban serepnya enggak kelihatan, kan? Di bawah bumper belakang hanya tampak semacam penutup berwarna hitam. Itu bukan hiasan, karena peranti itu adalah tutup ban serep alias spare wheel cover.

Buat Innova keluaran lawas, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan penutup ban serep jip buat membungkus roda sebelum digantung kembali di tempatnya. Efek perlindungannya cukup maksimal. Namun, cara ini tentunya kurang rapi dilihat.

Jika ingin rapi, bisa pilih peranti plug and play yang tersedia di Automania, gerai aksesori di Ruko Cempaka Mas blok D1/17, Jakpus. Spare wheel cover ini persis barang orisinal dan dibanderol Rp 600 ribu.

Jika dilihat dari atas, tampak cekungan buat menaruh ban serep. Dindingnya tinggi sehingga mampu melindungi roda dari percikan air kotor dari bawah. Bahkan di bawah tutup ini juga ada tiga buah roda kecil. Buat apa ya?

Itu lo, kalau ban serep diturunkan, kan perlu tenaga ekstra buat mengangkatnya keluar dari kolong. Nah, dengan adanya roda kecil ini, cover yang ada di bawah roda bisa ditarik dengan mudah. Eit, jangan lupa melepas pengait gantungan ban serepnya ya. Kalau tidak, nyangkut nanti.

Memasang ban serep pun mudah. Tinggal taruh kembali di penutup yang juga berfungsi sebagai penadah roda. Lalu dorong ke kolong mobil. Kemudian masukkan pengait gantungannya. Pastikan pengait memegang bagian bawah tutup ban, bukan menyangkut di pelek. Sip, kan?

TEMPAT KACAMATA
Penumpang depan Innova E dan G, juga J tidak bisa mencari barang dengan menyalakan lampu di plafon depan bukan? Ya iyalah, lha wong tidak ada! Yang ada hanya lampu plafon yang ada dekat pengatur AC belakang.

Padahal Innova V memiliki sepasang lampu plafon persis di belakang spion tengah. Bahkan bukan hanya lampu dengan sarangnya sebagai pemanis, "Peranti ini juga berfungsi sebagai glasses box," jelas Hendra. Maksudnya, sebagai tempat kacamata.

Memasangnya, perlu sedikit trik. "Harus melubangi plafon depan," lanjut pria 39 tahun ini. Wah, sepadankah hasilnya? Tenang, kotak seharga Rp 750 ribu ini sama plek dengan peranti orisinal. Hanya, memang belum ada pegangannya. Maka, harus dibuatkan.

Buat dulu lubangnya dengan mengemal bagian dalam kotak tempat kacamata itu (Gbr.2). Ada dua bentuk kotak yang terbentuk pada cetakan yaitu kotak bagian
luar dan bagian dalam. Letakkan contoh cetakan ini pada plafon di belakang kaca spion tengah.

Tandai plafon yang akan dipotong sesuai bentuk kotak bagian dalam cetakan. Sehingga begitu dipasang, bagian dalam kotak bisa masuk ke lubang di plafon. Setelah itu, buatkan dudukannya dengan menjepit besi bracket ke bagian depan plafon. Lantas pemasangannya menempelkan kotak kacamata ke plafon dengan menyekrupnya ke bracket tadi.

Tunggu, jangan dipasang dulu. Kita masih harus merangkai kabel buat menghidupkan lampunya. Caranya, dengan jumper kabel lampu dari plafon tengah. Buka dulu lampu plafon tengah dengan mencopot mika kemudian melepas dua sekrup pengikatnya.

Ada tiga kabel di lampu plafon tengah. Satu kabel setrum, satu kabel massa dan terakhir kabel dari switch pintu. Jumper kabel setrum warna merah dan arahkan ke boks kacamata. Begitu juga massa, buatkan kabel khusus buat grounding ke bodi. Kalau kabel sudah kelar, tinggal dipasang deh.

PENGAMAN LOCKTECH
Peranti yang satu ini, memang bukan komponen orisinal. Akan tetapi, bentuknya ciamikbak barang asli pabrikan. Jika Innova sudah pakai rem tangan di konsol tengah, anggap saja dapat tambahan sebuah tuas mirip rem tangan yang ada di Kijang Super.

Bentuk mirip rem tangan, tetapi itu bukan fungsinya. Alat ini merupakan salah satu peranti pengaman kendaraan. "Bisa mengunci pedal sekaligus menjadi cut-off buat mesin supaya tidak bisa hidup kalau alat ini aktif," ulas Lim In Ho, pemilikgerai K/J/ S di Kemayoran, Jakpus.

Peranti ini punya julukan Locktech. Otomotif pernah mengulasnya sebagai pengaman buat Toyota Avanza. Seiring perkembangan, tersedia juga buat Innova dan mobil lain. Semua sudah didesain sesuai dengan kondisi masing-masing.

Misalnya buat Innova. Ada semacam braket khusus di atas alat ini yang ngeplak dengan posisi dua buah baut di bagian bawah dasbor. Karena di Avanza, peranti ini dikaitkan dengan kolom setir dengan menggunakan u-bolt.

Setelah bracket direkatkan dengan bagian bawah dasbor, alat ini langsung bisa dipakai untuk mengganjal pedal. "Ada dua macam, untuk Innova manual maupun otomatis. Karena beda di pedal," tambah Hendra.

Kalau ditarik, otomatis alat ini akan mengganjal pedal. Begitu kunci dilepas, pengganjal balik ke posisi awal. Nah, di belakang mekanisme pengganjal ada sebuah switch yang bisa memutus arus ke kontak. Jadi, kalau alat diaktifkan, saklar jadi 'OFF'.

Asyiknya, peranti ini sudah dilengkapi dengan soket yang sama dengan yang dipakai mobil. Jadi, tinggal buka soket kabel yang menuju kontak. Hubungkan soket itu masing-masing ke soket Locktech ini. Dengan terhubungnya kontak ke pengaman ini, ketika pengaman aktif, arus kontak pun terputus. Sehingga mesin tidak akan hidup meski pencoleng berhasil memutar kunci kontak.

Sabtu, 06 Maret 2010

Toyota Kijang : Innova Gunakan Suku Cadang Ramah Lingkungan

jual beli toyota kijang innovaToyota Indonesia ikut ambil bagian dalam pameran lingkungan hidup Eco Products International Fair 2010. Sebuah pameran bertaraf Internasional terbesar di Asia yang digelar di Jakarta Convention Center 4-7 Maret 2010.

Pada pameran ini, Toyota menampilkan 2 booth yang pada hari pembukaan sempat dikunjungi oleh Menakertrans Muhaimin Iskandar didampingi oleh Benny Redjo Setyono Direktur PT. Toyota-Astra Motor (TAM) bersama dengan Toshihiro Yokoi Wakil Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Di booth ini, Toyota menampilkan display produk Kijang Innova yang menggunakan suku cadang ramah lingkungan berbahan serat tumbuhan kenaf lengkap dengan berbagai panel informasi yang berisi penjelasan bahan, proses pembuatan produk dengan bahan ramah lingkungan tersebut dan juga berbagai aktivitas lingkungan Toyota.

Selain itu, Toyota juga memajang alat dan program yang dibuat oleh anak-anak SMA peserta kontes Toyota Eco Youth dari berbagai kota di Indonesia. Toyota Eco Youth sendiri tahun ini telah memasuki tahun kelima. Di tahun kelima ini, program Toyota Eco Youth (TEY) memfokuskan pada kontes Sustainability atau kontes keberlanjutan. Kontes ini melibatkan 22 sekolah yang tersebar di 18 kota dari Sabang hingga Merauke.

Semakin istimewa, TEY-5 memasukkan satu lagi unsur yang dapat menjadi nilai tambah bagi programnya, yaitu pendekatan sains dan teknologi. Unsur yang satu ini mewajibkan para peserta untuk dapat menerapkan teknologi tepat-guna ramah lingkungan (green sound technology) yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan di sekitar sekolah. Program Toyota Eco Youth memiliki tujuan akhir yaitu menciptakan Sekolah Berwawasan Lingkungan Binaan Toyota yang kelak menjadi percontohan bagi masyarakat yang ingin mempelajari proyek-proyek praktis pengelolaan lingkungan.

"Isu pemanasan global telah menjadi telah perhatian Toyota selama ini. Kami tergerak untuk turut ambil bagian dalam upaya mencegah pemanasan global melalui program kontes peningkatan kesadaran lingkungan melalui generasi muda sebagai agen lingkungan hidup, menuju Indonesia dan bumi yang lebih hijau". ujar Benny Redjo Setyono yang didampingi oleh Toshihiro Yokoi.

Berkerja sama dengan yayasan Kirai Indonesia untuk menangani bidang lingkungan hidup dan juga Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menangani bidang teknologi berbasis lingkungan, kontes yang memperebutkan hadiah total lebih dari 200 juta rupiah ini telah melalui berbagai tahap, seperti pengumpulan data, mentoring dan juga penjurian.

Pameran dan pengumuman pemenang diadakan bersamaan dengan Eco Products International Fair 2010 pada 7 Maret 2010 bertempat di Jakarta Convention Center.

Minggu, 08 November 2009

Kap Mesin Toyota Kijang Innova

To open the hood :

1. Pull the lock lever liberator bonnet hood will open a slightly upward.


2. At the front of the vehicle, pull up the handle lever and lift the hood helper.




3. Remove the buffer rod of the clips. This is done by pulling the handle on the buffer rod, as shown in the picture above.


4. Hold the hood to keep it open by inserting a rod into the buffer hole.

Before closing the hood, check to see that you are not rusted tools, wipes, etc.. and return the buffer rod to the brace to prevent knock. Then lower the hood and make sure that the bonnet lock into place. If necessary, press down gently on the front end to lock it.





Tutup Tangki Bahan Bakar Toyota Kijang Innova


This suggests that the refueling door on the left side of your vehicle.

mobil toyota
1.
To open the fuel door, pull the lever upwards. At the refueling stop the engine.

2.
To open the fuel tank cap, turn the lid slowly against clockwise, then paused before opening it. After opening the lid, hanging the lid on the tank cap hanger.

It is not uncommon to hear the hissing softly when the lid is opened. When installing it, turn the cap clockwise until you hear a clicking sound.




Selasa, 08 September 2009

Kijang Innova Type J : Pangkas Fitur Turunkan Harga

Harga Kijang Innova Type JToyota Kijang lnnova kini semakin murah. Cukup dengan Rp 179,9 juta (on the road), mobil idaman keluarga itu sudah bisa dibawa pulang. Menjelang Lebaran, PT. Toyota-Astra Motor (TAM) punya strategi baru. Volume maker mereka, Toyota Kijang Innova, ditambah variannya satu lagi. Kijang Innova J Grade (tipe J) melengkapi jajaran Kijang Innova menjadi 16 jenis! Sebuah angka yang cukup membingungkan untuk dipilih.
TAM mengenalkan varian paling bontot Kijang Innova itu di hadapan media pada sebuah gathering dan buka puasa bersama di kawasan Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (28/8) lalu. Rupanya, TAM benar-benar ingin memperkuat line up produknya pada pertengahan tahun kerbau ini.
Toyotan Kijang Innova J Grade akan dibanderol Rp 179,9 juta (on the road DKI Jakarta). Dengan demikian, Innova tipe J adalah varian paling murah. Bayangkan, bedanya bisa mencapai Rp 20 jutaan dengan varian paling rendah sebelumnya, E standar bermesin bensin yang harganya Rp 198 jutaan.
Apa maksudnya? Strategi menjelang Lebaran atau memang memberikan pilihan lebih terjangkau? Entahlah. Tapi yang jelas, Direktur Pemasaran TAM Joko Trisanyoto membantah jika Innova J Grade untuk mobil Lebaran. "Mustahil jika kami mengejar target itu, Lebaran kan kurang tiga minggu," ujarnya.
Tapi yang jelas, dengan adanya Innova J Grade ini, masyarakat diharapkan akan lebih menjangkaunya (meski sebenarnya masih cukup mahal untuk ukuran kantong rata-rata pegawai di Indonesia). Harga Rp 179,9 juta adalah angka fantastis untuk sebuah Kijang Innova yang sudah menjadi simbol kemewahan sebuah keluarga itu.
Multipurpose vehicle (MVP) ini diplot sebagai jembatan peralihan dari konsumen Avanza (model termurah Toyota) ke level yang lebih tinggi, seiring peningkatan ekonomi konsumen. Selain itu, TAM juga berharap bisa lebih menarik perusahaan (fleet costumer) untuk mendongkrak penjualan.
Asumsinya adalah, dengan menjual Avanza Rp 120 juta, Rp 100 juta bisa dipakai untuk uang muka Kijang Innova J. Sisanya Rp 20 juta, bisa disimpan atau dipakai untuk menambah perlengkapan untuk Innova baru. Selanjutnya, tinggal meneruskan cicilan sesuai dengan jangka kredit yang diinginkan konsumen.
"Dengan banderol paling murah di antara varian lainnya, kami menargetkan Innova J Grade laris sebagai kendaraan operasional perusahaan. Banyak perusahaan butuh mobil yang harganya murah, tapi tetap memunculkan imej perusahaan," terang Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan.
Jangan khawatir berlebihan. Dengan harga murah, Kijang Innova masih tampak mewah. Dan yang paling penting, tetap mempertahankan keamanan dan kenyamanan standar. Kijang Innova J Grade masih dilengkapi tilt & power steering, single AC, power windows, power door lock, serta Toyota auto alarm.
Apalagi yang Anda harapkan? Dengan harga yang dipangkas hampir Rp 20 jutaan dari varian terendah, fitur yang disebut di atas sudah cukup nyaman. Tetap mempertahankan standar Kijang Innova, tetapi dilepas dalam harga rendah, Johnny yakin J Grade menembus angka penjualan sebanyak 100-150 unit per bulan.
Minim, tapi Tetap Aman
BUKAN hanya Anda, Seputar Indonesia pun penasaran dengan harga Kijang Innova yang dipangkas hingga Rp 20 jutaan. Apa saja fitur yang dikepras? Bagaimana perbe-daan J Grade dengan tipe E yang dulunya berstatus sebagai varian terendah?
Perawakan tipe E dan J hampir tiada beda. Desain grill sama dengan Innova lain. Namun, seperti tipe E, grill tiga palang dibuat sewarna dengan bodi. Pelek sama-sama menggunaan pelat baja yang dipres.
Tapi bedanya, tipe E dilengkapi penutup (dop) untuk semua roda. Sementara tipe J, dop hanya menutup mur roda. Untuk mesin, tipe J hanya tersedia varian bensin 2.000 cc, tidak dijumpai versi diesel. Transmisi juga sama dengan tipe E, mengandalkan 5-percepatan manual.
Kelengkapan aksesori jangan diharap, tipe ini benar-benar terkesan polos, tanpa ada balutan kosmetik yang mempercantik sekeliling. Perbedaan akan lebih terasa jika kita memasuki ruang kabin. Interior dua warna (two tone) tetap sama. Namun, yang paling mencolok adalah bagian audio. Konsol yang biasa dihuni audio (dasbor depan) kini melompong. Ya, Kijang Innova J Grade tanpa audio. Cukup aneh dilihat.
Soal ini, TAM punya alasannya sendiri. Menurut Ahmad Rizal, Marketing Communication Departmen Head Toyota, ditanggalkannya fitur audio adalah untuk membebaskan konsumen memilih dan memasang sendiri tipe audio apa yang disukai. "Mau satu atau dua DIN, terserah pengguna," ujarnya.
Satu lagi yang membuat interior J Grade semakin gundul. Jika tipe lainnya terdapat konsol yang menghubungkan dasbor, tuas perseling, serta membatasi kedua jok depan, pada tipe J ditiadakan. Kesannya sangat polos, hanya terdapat karpet yang terlihat dengan tongkat persneling menjuntai sendirian.

Kendati demikian, door trim moulding dengan tombol power window masih dipertahankan. Cup holder masih banyak, termasuk cup holder di depan lubang AC. Jangan harap penumpang belakang disembur langsung angin AC, karena Innova tipe J tidak dilengkapi double blower.

Bentuk jok sama, tapi bahan pembungkusnya berbeda. Pada tipe J, joknya dilapisi bahan vinil. Lalu, lampu interior tinggal satu, berada di depan jok tengah.

"Innova J ibarat membangun rumah. Setelah ada uang, pemiliknya bisa menambahkan perlengkapan untuk membuat penampilan makin gaya. Pertama bisa menambahkan audio atau pelek," ujar Rizal.

Senin, 31 Agustus 2009

New Kijang Innova J Grade, Kenyamanan Dalam Jangkauan

Toyota New Kijang Innova J Grade, Kenyamanan Kijang Innova dalam JangkauanMemantapkan posisinya sebagai kendaraan keluarga Indonesia yang legendaris, Kijang Innova memperkenalkan anggota keluarga terbaru Kijang Innova, varian J Grade. Kijang Innova J menjadi salah satu perwujudan upaya Toyota dalam berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan, antara lain dengan selalu memberikan produk terbaik dan layanan yang berkualitas, khususnya bagi segmen produk kendaraan MPV Indonesia.

Di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar MPV medium seiring berkembangnya pasar dengan status sosial yang terus meningkat, Toyota Kijang Innova melaju dengan mantap mengukuhkan posisinya sebagai market leader.

”Ditengah persaingan yang semakin ketat di pasar MPV saat ini, Kijang Innova masih memimpin di kelasnya, dengan pangsa pasar di atas 76,1% untuk retail sales semester pertama 2009 ini, karena merupakan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Indonesia. Hal ini memacu kami untuk terus memberikan yang terbaik untuk terus menjadikan Kijang sebagai kendaraan ideal bagi keluarga Indonesia,” kata Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor.

Kijang Innova hadir dengan varian lengkap untuk memenuhi kebutuhan bagi keluarga Indonesia, mulai dari varian dengan feature terlengkap dan termewah, hingga varian yang menawarkan kenyamanan dalam jangkauan. Varian Kijang Innova hadir yang sebelumnya hadir dalam grade V, G, dan E dihadirkan sesuai permintaan pasar kendaraan keluarga.

Seiring pertumbuhan ekonomi yang cukup menggembirakan, pasar otomotif terus bergerak ke arah yang cukup positif. Keluarga-keluarga muda dengan ekonomi yang terus tumbuh dan status sosial meningkat membutuhkan kendaraan yang sesuai. Toyota memahami dan merespon kebutuhan ini dengan menghadirkan kendaraan keluarga yang sesuai. Kijang Innova J Grade, kendaraan keluarga dengan standard keamanan dan kenyamanan Kijang Innova dalam jangkauan.

Kijang Innova J Grade hadir untuk mengukuhkan posisi Kijang Innova sebagai kendaraan keluarga yang paling memahami kebutuhan keluarga Indonesia. Dilengkapi tilt & power steering, Air Conditioner, power windows & power door lock, serta Toyota auto alarm dan flexible seat arrangement, kenyamanan dan keamanan berkendara berstandard Kijang Innova dapat dinikmati bersama keluarga.

“Kijang Innova J dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan grade E, dihadirkan sebagai brigding bagi pelanggan dengan status sosial yang terus meningkat, dan terus berkembang ke arah ekonomi mapan. Harga yang terjangkau ini memungkinkan kemudahan kepemilikan bagi mereka yang menginginkan kenyamanan Kijang Innova dalam jangkauan,” tambah Johnny Darmawan.
Model Name
On The Road Price
Kijang Innova J Rp 179.900.000

Sabtu, 29 Agustus 2009

Kijang Innova J : Kok Bisa Lebih 'Murah'?

Kijang Innova J : Kok Bisa Lebih 'Murah'?Sebenarnya harga Rp 179,9 juta tidak bisa dikatakan murah bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun dari seluruh varian Innova, inilah yang paling terbawah. Pasalnya, 15 varian lain rentang harganya mulai dari Rp 198,05 – 286,6 juta. Saingan terdekatnya, Innova E standar bermesin bensin dihargai Rp 198,05 juta (on the road) di Jakarta. Perbedaan yang cukup besar!
Tentu saja muncul pertanyaan, setelah dikurangi sekitar Rp 20 juta, apa saja bagian yang dikurangi pada Innova J dibandingkan tipe E?

Dari sosoknya sama saja dengan tipe E. Kendati demikian, tipe J hanya tersedia untuk mesin bensin 2,0 liter. Tidak ada versi diesel. Nah, mesin bensin yang digunakan sama dengan tipe E. Begitu juga komponen pendukung lain, seperti transmisi. Keduanya menggunakan transmisi manual 5-tingkat percepatan.

Desain gril sama dengan Innova lain. Namun seperti tipe E, gril sewarna dengan bodi. Rodanya sedikit berbeda kendati sama-sama menggunaan pelat baja yang dipres. Kalau E, dilengkapi dop untuk seluruh roda, pada J, dop hanya untuk atau untuk menutup mur roda.

Interior
Bila masuk ke dalam interior dua warna (two tone), baru diketahui bagian yang dihilangkan. Di depan atau dashboard, tidak ditemukan lagi audio. Kosong melompong!

“Dengan cara begini, pemilik bisa memilih audio sesuai dengan keinginan dan kemampuannya. Mau satu atau dua DIN bisa saja. Tepatnya, kalau ditugar tidak perlu melepaskan yang aslinya,” jelas Achmad Rizal, Marcomm Department Head PT TAM.

Menurutnya, Innova J adalah ibarat rumah tumbuh. Nanti, setelah ada uang, pemiliknya bisa menambahkan pelengkapan untuk membuat penampilan MPV makin gaya. “Pertama bisa saja menambahkan audio atau pelek,” jelasnya.

Perlengkapan lain yang juga hilang dari interior adalah konsol boks yang membentang dari dashboard, tongkat transmisi dan celah antara kedua jok depan. Interior MPV tampak lapang dan polos.

Kendati demikian, fitur lain masih dipertahankan. Antara lain door trim moulding dengan tombol-tombol untuk power window dan menaruh botol minuman. AC masih ada, namun blowernya cuma satu.

Jok kendati bentuknya sama, namun materinya berbeda. Pada tipe J ini digunakan vinyl yang lebih gampang dibersihkan. Sedangkan tipe E menggunakan fabric. Sabuk pengaman juga digunakan pada jok deret kedua dan ketiga. Lampu interior tinggal satu, di depan jok tengah.

Naik Kelas
Strategi Toyota dalam menjangkau pasar untuk Innova kali agak berbeda. Biasanya, untuk menambah varian, produsen memperkenalkan versi yang lebih mewah. Kali ini, pada Innova, Toyota justru melakukan hal yang sebaliknya, versi paling bawah.

“Kita ingin menjangkau konsumen mobil Indonesia yang saat ini hanya bisa memiliki MPV Avanza. Perbedaan harga antara Avanza dengan Innova J tak terlalu jauh. Jadi, pemilik Avanza yang ingin naik kelas, ingin kendaraan yang lebih nyaman dan luas, jadi lebih mudah memilikinya. Apalagi dengan skema kredit yang ditawarkan oleh Toyota Astra Finance,” lanjut Achmad Rizal.

Dijelaskan, dengan menjual Avanza Rp 120 juta, Rp 100 juta bisa buat uang muka Kijang Innova J. Sisanya Rp 20 juta bisa disimpan atau untuk menambah perlengkapan baru buat Innova ini. Selanjutnya tinggal meneruskan cicilan sesuai dengan jangka kredit yang diinginkan konsumen.

Selasa, 23 Juni 2009

Kijang Innova Kuasai 80 % Pasar MPV Medium

Kijang Innova Kuasai 80 % Pasar MPV MediumPangsa pasar Kijang Innova di mobil serba guna, (MPV) kelas medium tak tergoyahkan. Sepanjang Januari sampai Mei 2009, produk andalan Toyota ini mampu menguasai pasar 80 persen dengan angka penjualan 12.432 unit.

"Kijang Innova tetap menjadi pilihan utama bagi keluarga Indonesia karena memiliki faktor 'i' atau faktor Indonesia. Karena Kijang Innova dibuat berdasarkan keinginan dan kebutuhan keluarga di Indonesia," kata Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan, dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (18/6).

Menurutnya faktor 'i' pada Kijang Innova memang menjadikannya kendaraan ini ramah terhadap keluarga Indonesia. "Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya angka penjualan Kijang Innova setiap tahunnya," ucapnya.

Sejak tahun 2006, papar Johnny, penjualan ritel Kijang Innova di Indonesia terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Di tahun 2006 penjualan ritel Kijang Innova sebanyak 40.451 unit, kemudian di tahun 2007 meningkat menjadi 41.063 unit dan di tahun 2008 meningkat kembali menjadi 50.614 unit.

Ia mengatakan faktor 'i' atau faktor 'Indonesia' yang ada di dalam Kijang Innova merupakan ciri khusus yang tidak dimiliki oleh kendaraan manapun di Indonesia. Karena semua keinginan dan kebutuhan akan mobil keluarga yang ideal bagi keluarga Indonesia ada di dalam Kijang Innova. "Kapasitas yang banyak hingga 8 penumpang, ground clearance yang tinggi, kenyamanan, lapang, performance yang tangguh, kemewahan dan semua keinginan keluarga Indonesia terwujud di Kijang Innova."

Johnny menggambarkan, sebelum mengeluarkan produk andalan tersebut, Tim Toyota pernah pernah ke Sumatra untuk melakukan riset. Mereka bilang ingin kendaraan yang tinggi karena jalanan di Sumatra agak bergelombang.

Kemudian, pihak Toyota juga ke daerah Jawa. Orang Solo mengatakan ingin kendaraan yang tidak terlalu tinggi agar mereka tetap mudah naik dan turun ketika menggunakan kain kebaya. Dan juga orang Indonesia menginginkan mobil yang lapang dan dapat memuat orang banyak.

Minggu, 07 Juni 2009

Membongkar Rahasia VVT-i Innova

VVT-i InnovaMembongkar Rahasia VVT-i Toyota Kijang Innova - VVT-i, atau lengkapnya variable valve timing-intelligent, adalah teknologi untuk membuat katup isap atau masuk bisa bekerja fleksibel atau luwes sesuai dengan putaran mesin. Dengan demikian, selain membuat kerja mesin makin efisien, masalah yang dihadapi pada putaran rendah dan tinggi pada mesin non-VVT-i bisa diatasi. Membongkar Rahasia VVT-i Innova.

Katup pada mesin bisa disamakan pintu pada rumah atau gedung. Nah, kalau orang yang akan masuk sedikit, pintu tidak perlu dibuka lama. Tujuannya agar yang masuk benar-benar yang dibutuhkan. Tetapi, bila orang yang akan masuk banyak, pintu harus dibuka lebih cepat atau awal dan ditutup lebih lama. 

Waktu Katup
Saat bekerja pada putaran rendah, mesin memerlukan campuran udara dan bahan bakar yang lebih sedikit. Maklum, tenaga yang harus dihasilkan juga tidak perlu besar. Kendati begitu, gas ditekan lebih dalam, jumlah bahan bakar dan udara yang masuk ke mesin bertambah banyak.

Dengan makin banyak massa udara dan bahan bakar masuk ke dalam mesin dan kemudian dibakar, makin besar tenaga yang dihasilkan. Selanjutnya hal itu dimanfaatkan agar kendaraan melaju pada kecepatan lebih tinggi.

Nah, selama ini, pada mesin non-VVT-i atau konvensional, waktu buka dan tutup katup isap selalu sama, baik saat mesin bekerja pada putaran rendah, maupun tinggi. Kondisi seperti ini tentu saja membuat mesin tidak bisa bekerja optimal dan efisien, baik pada putaran rendah, maupun tinggi.

Bila salah satu diutamakan, misalnya putaran tinggi, seperti mesin balap jadul, pada putaran rendah mesin akan “mbrebet”. Selain itu juga boros konsumsi bahan bakar. Sebaliknya, bila hanya putaran rendah, kerja mesin pada putaran tinggi jadi memble. Solusinya, ya VVT-i!

Dengan adanya VVT-i, saat mesin bekerja pada putaran rendah, waktu buka katup isap tidak perlu lama. Waktu buka katup diperlambat dan tutupnya dipercepat. Toh, bahan bakar yang diperlukan mesin sedikit.

Selanjutnya, bila pedal gas ditekan, hal itu menyebabkan kebutuhan mesin terhadap bahan bakar dan udara makin besar. Katup pun membuka lebih cepat dan waktu menutup diperlambat. Artinya, waktu buka katup lebih lama. Dengan demikian, jumlah udara dan bahan bakar yang masuk ke dalam mesin jadi lebih banyak. 

Kendali Komputer
Untuk bisa membuat katup isap membuka dan menutup sesuai dengan kondisi kerja mesin, pada sistem poros kem katup ditambahkan mekanisme VVT-i. Rangkai komponennya antara lain timing rotor, rumah, dan baling-baling (fan) controler, dan katup spul. Semunya disatukan pada poros kem isap. 

Controler VVT-i bergerak memutar atau menggeser posisi poros kem. Hasilnya, posisi poros kem berubah. Hal ini menyebabkan waktu buka katup berubah, jadi cepat atau lambat. Controler VVT-i bekerja atas tekanan oli dari katup spul (spool valve) yang mengalirkan ke baling-baling.

Kerja katup spul ini dikendalikan oleh komputer mesin. Komputer mengatur kerja katup spul (tipe solenoid) berdasarkan berbagai informasi yang diterima dari sensor-sensor mesin lain. Dengan demikian, pengaturan pembukaan katup lebih cepat atau lambat jadi lebih efisien dan efektif.

Sistem yang lebih canggih dari VVT-i adalah VVTL-i (variable valve timing and lift-intelligent). Pada sistem, ini bukan hanya waktu buka dan tutup katup isap yang bisa dikontrol sesuai dengan putaran mesin, juga tinggi angkatnya.

Pada putaran tinggi, katup terangkat lebih tinggi. Sementara itu, pada putaran rendah, katup terangkat lebih rendah dari dudukannya. Dengan demikian, selain efisien, hal itu juga menghasilkan tenaga mesin yang mumpuni, baik pada putaran rendah, maupun tinggi. VVTL-i digunakan Toyota pada Celica. Membongkar Rahasia VVT-i Toyota Kijang Innova.

Jumat, 08 Mei 2009

Perdebatan Data Tes Kijang Innova

Perdebatan Data Tes Kijang InnovaBerawal dari hasil Long Term Test Auto Bild pada Toyota Kijang Innova, beberapa angka pengetesan yang diperoleh pun diperkarakan oleh salah satu konsumen Toyota di Padang, Sumatra Barat. Dari data tes yang dimuat pada Auto Bild edisi 110, tercatat 16,2 km/1 mampu diraih Kijang Innova produksi 2007 untuk konsumsi bbm di rute jalan tol dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. Begitu pula data tes pada rute dalam kota dan luar kota yakni 9,3 km/1 dan 10,4 km/1.

Dari beberapa data tes itulah, salah satu konsumen Toyota di Padang memutuskan untuk memilih Kijang Innova sebagai alat transportasinya sehari-hari. Namun sang konsumen ini merasa konsumsi bbm Innova miliknya tak mencapai salah satu dari angka-angka itu. Rata-rata konsumsi bbm yang diraihnya adalah sekitar 7,37 km/1.

Penyimpangan data ini membuatnya mengajukan perkara ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) kota Padang. Hingga akhirnya, Auto Bild diminta PT. Toyota Astra Motor untuk melakukan tes di kota Padang (15/4) lalu. Lantaran tak tersedianya jalan bebas hambatan di kota Padang, sang penuntut hanya ingin membuktikan konsumsi bbm riil pada rute dalam kota, di mana angka 9,3 km/l menjadi acuannya.

Untuk itu, satu unit tes baru dipersiapkan Auto2000 Padang sebagai salah satu syarat pengetesan Auto Bild. Sedangkan sebagai unit pembanding, hasil persidangan memutuskan untuk menggunakan kendaraan milik sang penggugat dengan odometer yang telah mencapai lebih dari 28.000 km.

Namun mobil tersebut perlu mendapat pemeriksaan terhadap sudut-sudut roda di kendaraan, tekanan angin ban, hingga membersihkan kondisi filter udara.
Setelah itu, kedua unit tes tersebut dibawa ke SPBU Pasti Pas untuk melakukan pengisian bahan bakar Premium. Dengan disaksikan saksi-saksi dari majelis persidangan, kedua mobil pun melaju hingga menempuh jarak sejauh 103 km mengelilingi kota Padang.

"Sempitnya kota Padang membuat rute perjalanan sejauh 100 km perlu dibuat dengan rute berputar-putar. Tak heran dalam satu ruas jalan, dapat dilewati hingga lebih dari dua kali. Hal ini penting agar standar dari metode pengetesan Auto Bild dapat dilakukan," ujar Rahmat Rambe, Finance & Adm. Manager Auto2000 Padang.

Hasilnya, cukup mencengangkan. Dengan disaksikan banyak saksi, kedua mobil ini hanya memerlukan Premium sebanyak 8,31 liter untuk unit tes baru dan 8,79 liter untuk unit tes sang penggugat - atau angka konsumsi 12,4 km/l dan 11,8 km/l.

"Dengan tes secara profesional ini, saya dapat menerima hasilnya. Dan saya mendapat pelajaran bahwa cara mengemudi mendapat peran penting untuk memperoleh konsumsi bbm yang irit," tutup sang penggungat dalam persidangan yang berakhir sore harinya.

Rabu, 06 Mei 2009

Mesin Innova Susah Hidup? Ikuti Langkah Ini

Mesin Susah HidupBuat pemilik Kijang Innova, ketika hendak menghidupkan mesin, mendapati mesin tidak mau menyala. Padahal, kapasitas bahan bakar di tangki jauh dari mencukupi. Namun, berulang kali kunci kontak sudah diputar, dapur pacu terus hanya berputar.

Apakah prosedur start normal sudah diikuti? Untuk transmisi manual, tekan pedal kopling dan pindahkan transmisi ke posisi netral. Pedal kopling masih terus ditekan, lantas putar kunci kontak ke "Start".

Untuk transmisi otomatis, tempatkan tongkat persneling di posisi P. Alat pengaman starter akan mencegah mesin menyala jika tongkat pemilih ada di luar posisi P atau N.

Jika semua prosedur sudah diikuti dan ternyata mesin masih tak mau hidup (tetapi berputar), jangan dilakukan berulang-ulang lebih dari 30 detik. Pemaksaan ini akan membuat starter dan sistem wiring menjadi panas.
Lebih baik lakukan tindakan ini.

Jika mesin berputar atau berputar pelan (tidak menyala)
1. Periksa terminal baterai dalam keadaan kencang. Pastikan kepala aki dalam keadaan bersih.
2. Jika terminal baterai OK, nyalakan lampu interior.
3. Seandainya lampu tidak menyala, redup pada saat kunci kontak diputar ke "Start", pertanda baterai kosong. Anda bisa mencoba start dengan baterai pancing.

Jika lampu OK dan mesin tetap tidak mau start, perlu penyetelan atau perbaikan.

Jika mesin bisa berputar dengan kecepatan normal, tapi tidak mau hidup.

Untuk mesin bensin
Mungkin banjir lantaran start dilakukan berulang-ulang. Jika ini yang terjadi, putar kunci kontak ke "Start" dibarengi tekan penuh pedal gas dan tahan selama 15 detik. Setelah itu, coba start mesin dengan kaki diangkat dari pedal gas.

Jika masih tidak hidup setelah dikontak selama 15 detik, tunggu beberapa menit dan kemudian coba kembali. Tetap tidak bisa hidup, berarti butuh penyetelan.
Saat menstarter usahakan jangan lebih dari 30 detik. Cara ini bisa menyebabkan starter dan wiring system menjadi terlalu panas.

Untuk mesin diesel
1. Jika start mesin yang sebelumnya mati karena kehabisan bahan bakar, Anda mungkin perlu membuang udara dari sistem bahan bakar. Caranya, operasikan pompa priming sampai Anda merasakan adanya tahanan lebih.
2. Jika sistem bahan bakar "OK", namun mesin enggak mau hidup, berarti perlu penyetelan dan bawa ke bengkel resmi.

Kamis, 16 April 2009

Awas, Jangan Kocok Pedal Gas! Hanya Buang BBM

Toyota Kijang  Innova - Awas, Jangan Kocok Pedal Gas! Hanya Buang BBMSalah satu teknologi canggih yang ditawarkan Kijang Innova adalah “drive by wire”. Dalam hal ini, hanya digunakan untuk mengontrol kerja mesin. Pada sistem ini, antara pedal gas dan katup gas di mesin (throttle body) tidak lagi punya hubungan langsung, baik melalui kabel listrik maupun secara mekanis seperti mesin-mesin lama.

Pedal gas hanya dilengkapi dengan sensor yang disebut “sensor posisi pedal akselerator”. Sensor inilah yang selanjutnya dihubungkan ke komputer. Prinsip kerjanya mirip dengan potensiometer pada volume untuk mengatur audio. Namun sensor yang digunakan Innova adalah tipe non-kontak.

Sensor bekerja dengan memanfaatkan medan magnet dan Hall IC. Ketika Hall IC berputar di dalam medan magnet permanen, dihasilkan tegangan listrik yang besarnya berubah-ubah sesuai dengan posisi relatifnya terhadap magnet.

Nah, perubahan tegangan inilah yang digunakan sebagai informasi oleh komputer mesin. Selanjutnya dijadikan sebagai patokan untuk mengatur bukaan katup pada throttle dan jumlah bahan bakar yang akan disemprotkan oleh injektor. Katup pada throttle, digerakkan oleh stepper motor.

Akselerasi. Sensor ini juga digunakan untuk menentukan, apakah pengemudi melakukan akselerasi atau tidak. Misalnya pengemudi mempertahankan putaran mesin atau menaikkan putaran mesin secara normal. Padahal, ketika pengemudi hendak mendahului kendaraan lain, dipastikan pedal gas diinjak lebih cepat dan dalam. Tujuannnya untuk mendapatkan tenaga lebih besar dan kecepatan bergerak naik lebih cepat atau akselerasi.

Untuk akselerasi, komputer tidak hanya memerintahkan katup gas membuka lebih besar, juga memberi tahu injektor untuk menyemprotkan bahan bakar lebih banyak dari kondisi normalnya. Tepatnya, campuran diperkaya. Tujuannya, untuk menambah tenaga yang hanya digunakan sesaat untuk mendahului.

Masalahnya, antara waktu pengemudi menginjak pedal gas dengan cepat sampai kendaraan beraksi, terjadi sedikit keterlambatan. Maklum, pedal gas dan throttle body tidak punya hubungan langsung. Komputer yang menerima informasi dari sensor posisi pedal gas, butuh waktu untuk berpikir, memroses data dan memerintahkan throttle body beraksi.

Bagi pengemudi yang kurang sabar atau belum memahami bentul karakteristik kerja “drive by wire”, kembali menginjak pedal gas lebih cepat dan dalam. Bahkan ada yang melakukannya berulang-ulang, mengocok pedal gas. Tujuannya agar berakselerasi dengan cepat. Akibatnya, bangkrut, konsumsi bensin jadi boros!

Itu bisa terjadi karena setiap pedal gas ditekan dengan cepat, komputer memerintahkan injektor menyemprotkan bahan bakar lebih banyak. Padahal, satu injakan saja sudah cukup. Kalau cara ini sering dilakukan, tingkat pemborosan juga makin tinggi.

Untuk mencegah pemborosan yang tidak perlu tersebut, hindari mengocok pedal gas. Bila ingin berakselerasi, cukup sekali saja menekan pedal gas. Tunggulah beberapa saat dengan sedikit kesabaran! Di sinilah letak kuncinya. Toh, bersama Innova, Anda bukan sedang adu kebut di trek balap, tetapi melaju di jalanan umum.

Awas! Jangan Abaikan Kala Lampu Peringatan Menyala Pada Kijang Innova

Dealer Toyota Gianyar BaliSaat mengendarai Innova, sesekali layangkan pandangan (untuk sekian detik saja) ke bagian indikator di belakang setir untuk memastikan tidak ada instrumen pengingat yang menyala. Boleh jadi, pemilik kendaraan jenis MPV Toyota ini tak ada yang paham berapa jumlah lampu indikator (pengingat) yang terintegrasi di lokasi meter kombinasi.

Sebagai informasi saja, lampu pengingat itu sebanyak 14 buah. Rincian dan lokasinya, 10 lampu berkelompok di bagian bawah takometer (penunjuk putaran mesin di sebelah kiri) dan 4 lampu (terpencar) di sisi kanan bersama dengan penunjuk bahan bakar dan temperatur mesin.

"Namun dari semua itu, ada tiga (lampu) yang harus diawasi betul. Yakni, lampu peringatan oli, sistem pengisian, dan cek mesin," pesan Novy Ferryanto, Kepala Mekanik PT Tunas Toyota Bintaro (Tanah Kusir). Bila didiamkan, mobil bisa tidak jalan alias rusak.

Inilah jajaran lampu peringatan tersebut;
1. Lampu peringatan sistem remKetika kunci kontak di posisi "ON" dan posisi rem tangan difungsikan (tuas ditarik), lampu akan menyala. Kecuali, saat mesin mau dihidupkan dan rem tangan sudah diturunkan. Kala kunci kontak di "ON" lampu akan menyala beberapa detik.
Ketika mesin sudah menyala dan tuas rem dilepas, ternyata lampu tidak mati, atau, saat berjalan, mendadak lampu menyala. Ini menandakan (untuk mesin bensin), jumlah minyak rem berkurang (rendah) dan sangat berbahaya jika mobil dipaksakan jalan. Jika di mobil diesel, kevakuman rendah. Cepat bawa ke bengkel resmi Toyota.

2. Lampu peringatan sabuk pengaman (seatbelt)Lampu menyala jika pengemudi tidak menyematkan sabuk. Ketika kunci kontak diputar ke "ON", lampu berkedip dan terus berkedip. Baru berhenti jika sabuk sudah dikenakan.

3. Lampu peringatan sabuk pengaman penumpang depanLampu menyala jika penumpang tidak mengenakan sabuk. Lampu akan berkedip ketika kunci kontak di "ON" dan terus berkedip. Lampu baru berhenti menyala jika sabuk sudah dikenakan.

4. Lampu peringatan sistem pengisian (gambar aki)Lampu menyala ketika kunci kontak diputar ke posisi "ON" dan mati ketika mesin sudah hidup. Jika ternyata, lampu itu masih terus menyala, berarti ada masalah dalam sistem pengisian saat mesin bekerja. Mungkin muncul malafungsi seperti putusnya drive belt mesin. Segera hentikan mobil dan hubungi bengkel resmi Toyota.

5. Lampu peringatan tekanan oli menyalaSaat berkendara, lampu berkedip atau tetap menyala, cari tempat yang aman, segera menepi dan cari tempat yang aman. Lampu mungkin sekali-sekali berkedip ketika mesin idling atau mungkin menyala sebentar setelah berhenti lama. Tidak ada penyebab jika kemudian padam saat mesin diakselerasi sedikit.
Lampu menyala jika permukaan oli terlalu rendah dan jangan memaksakan mobil tetap jalan. Sekalipun jaraknya beberapa kilometer saja, memaksakan mobil tetap jalan bisa-bisa menyebabkan kerusakan mesin yang sangat parah. "Ternyata diperiksa jumlah oli masih cukup, berarti bisa pompa oli lemah atau switch rusak. Bisa juga lubang-lubangnya mampat," jelas Novy.

6. Lampu indikator malafungsi (gambar mesin)Nyala lampu menandakan ada masalah dalam sistem kelistrikan. Menurut Novy, lampu menyala karena ada gangguan pada sistem sensor, kabel-kabel, atau dari ECU. "Kalau gangguannya di bagian tersebut, masih ada back-up, tapi bagian lain menjadi terabaikan," bilangnya, seraya menganjurkan untuk segera dibawa ke bengkel.
Jika lampu menyala dan putaran mesin tidak naik saat pedal gas ditekan, kemungkinan ada masalah di sistem kontrol throttle elektronik (mesin bensin) atau sistem kontrol mesin elektronik (mesin diesel). Akan terasa ada getaran dan boleh dibawa jalan (tapi menunju bengkel) dengan kecepatan rendah. Sistem tidak bisa dipulihkan jika mesin dimatikan (kunci kontak diputar ke posisi "ACC" atau "LOCK")
Untuk mesin bensin, jangan sampai salah dalam pengoperasian pedal. Adapun mesin diesel, jika menyala, jangan melaju dengan kecepatan tinggi. Ini ada ketidaknormalan tinggi pada tekanan pendorong dalam turbocharger.

7. Lampu peringatan bensinLampu ini menyala saat persediaan di tangki mendekati kosong. Bisa menyala lebih awal saat di tanjakan atau turunan lantaran terjadi pergerakan bahan bakar.

8. Lampu peringatan ABSKondisi normal, saat kunci kontak di "ON", lampu anti-lock brake system menyala dan padam setelah beberapa detik. Sebaliknya, ketika lampu peringatan menyala, ABS tidak bekerja sehingga roda-roda bisa mengunci pada saat pengereman mendadak atau mengerem di permukaan jalan yang licin. Tetapi sistem rem masih bekerja secara biasa. Segera hubungi bengkel Toyota terdekat.

9. Lampu peringatan pintuLampu ini tetap menyala sampai semua pintu ditutup dengan sempurna. Atau, ada yang ditutup kurang kencang.

10. Lampu peringatan SRS (hanya pada beberapa model)Lampu akan menyala saat kunci kontak di "ON" dan sekitar 6 detik kemudian padam. Ini menandakan sistem airbag bekerja sempurna. Sistem lampu peringatan memonitor rakitan sensor airbag (termasuk airbag depan), inflator, persambungan kabel, dan sumber tenaga.
Jika terjadi kesalahan pada fungsi suatu bagian yang dimonitor, lampu peringatan akan menyala. Jika kunci sudah dikontak dan lampu tidak menyala atau terus menyala setelah 6 detik, atau saat berkendara, lampu mendadak menyala, segera hubungi bengkel resmi Toyota.

11. Lampu peringatan penggantian timing belt (mesin diesel)Lampu ini menyala jika jumlah jarak tempuh sudah mencapai 150.000 km atau 90.000 mil dan harus segera diganti. Bila terus dipaksa jalan bisa membuat timing belt putus dan mesin rusak.

12. Lampu peringatan sistem bahan bakar (diesel)Lampunya ada dua metode; Jika berkedip, itu memperingatkan jumlah air yang terkumpul dalam saringan dalam saringan bahan bakar telah sampai pada tingkat yang ditentukan. Kuras air secepatnya. Jika lampu menyala, itu menandakan ada problem dengan sistem bahan bakar.
Bila Anda mengalami kedua hal itu, sebaiknya kendaraan jangan dijalankan, terutama dengan air terkumpul akan merusak pompa bahan bakar.

13. Buzzer pengingat kunci
Bekerja sebagai pengingat untuk melepas kunci ketika membuka pintu pengemudi dengan switch mesin di posisi "ACC" atau "LOCK".

14. Buzzer pengingat lampu
Buzzer akan bunyi jika switch lampu besar masih posisi di "ON" ketika pintu pengemudi dibuka dan kunci kontak telah dilepas.

Senin, 13 April 2009

Kijang Kapsul Disedot, Kijang Innova Disemprot

Kijang Kapsul Disedot, Kijang Innova DisemprotSistem injeksi bukan lagi teknologi baru, tetapi sudah digunakan semua mobil yang diproduksi di Indonesia saat ini, mulai dari yang paling mewah sampai terendah. Untuk Kijang, Innova adalah generasi pertama yang menggunakan sistem injeksi. Saudara tuanya, Kijang "Kapsul", masih mengandalkan karburator. Inilah salah satu faktor yang menyebabkan Innova lebih irit konsumsi bahan bakar dibandingkan dengan "Kapsul".

Karburasi. Pada mesin yang masih mengandalkan sistem karburasi (alatnya disebut karburator), bensin dipasok ke dalam mesin berdasarkan isapan piston. Saat mesin melakukan langkah isap atau piston bergerak dari atas (titik mati atas, TMA) ke bawah (titik mati bawah atau TMB) dan katup isap terbuka, udara dari luar disedot ke dalam mesin. Udara ini mengalir melalui belalai (saluran masuk), saringan udara, karburator, saluran isap, dan terus ke dalam mesin.

Tugas karburator mencampur bahan bakar dan udara. Cara mencampurnya, saat udara lewat karburator yang mengalir pada kecepatan tinggi—karena adanya efek venturi atau penyempitan—bensin yang berada di ruang pelampung tersedot melalui spuyer (lubang-lubang berukuran jarum). Selanjutnya, dalam perjalanan dan sampai di mesin, udara bercampur membentuk kabut dan menjadikannya lebih mudah dibakar.

Injeksi. Pada sistem injeksi, cara memasok atau mendapatkan udara sama dengan mesin yang masih menggunakan sistem karburasi. Tepatnya, udara diisap ketika piston di dalam mesin bergerak dari atas ke bawah. Perbedaannya ada pada cara mencampur dan memasok bensin.

Di sini, bensin tidak disedot oleh udara yang mengalir dengan cepat, tetapi disemprotkan oleh injektor. Pada mesin Innova, bensin disemprotkan ke dekat katup isap. Di sinilah untuk pertama kali bensin dan udara bercampur. Selanjutnya, percampuran atau hubungan lebih akrab terjadi di dalam mesin.

Injektor yang digunakan untuk menyemprot bensin dipasang di saluran isap dan hasil semprotannya diarahkan ke dekat katup isap. Agar bensin bisa dinjeksi dengan tekanan kuat sehingga terbentuk pengabutan, digunakan pompa tekanan tinggi. Dalam hal ini, mesin menggunakan dua pompa, satu di tangki, dan satu lagi di ruang mesin.

Injektor. Injektor, cara kerjanya sama dengan jarum suntik. Ada bagian yang bergerak naik-turun dan disebut plunyer. Di ujung plunyer ada jarum yang menutup lubang nosel ketika tidak bekerja.

Bila arus listrik dialirkan oleh komputer ke injektor (ke solenoid), plunyer tertarik, jarum ikut terangkat dari dudukannya. Hasilnya, bensin yang berada di dalam injektor menyemprot keluar. Ini bisa terjadi karena bensin yang ada di dalamnya bertekanan.

Injektor dipasang pada rel bahan bakar bersama injektor untuk silinder lainnya. Jadi, satu silinder menggunakan satu injektor. Karena itu pula, metode ini disebut multipoint injection.

Bensin yang berada di dalam rel terus ditekan oleh pompa. Agar tekanan konstan dan tidak boleh terlalu tinggi, pada rel dilengkapi pula dengan kontrol tekanan (pressure regulator). Bila tekanan terlalu tinggi, bensin dikembalikan ke tangki.

Jumlah bensin yang disemprotkan ditentukan berdasarkan lama injektor membuka. Pada putaran rendah, jumlah bensin yang diperlukan sedikit, waktu injektor menyemprotkan bensin lebih singkat. Sebaliknya, pada putaran tinggi, waktu menyemprotkan bensin lebih lama.

ECU. Dalang yang mengatur atau memerintahkan injektor bekerja atau diam adalah komputer mesin yang disebut juga engine control unit (ECU). Untuk mengatur lamanya injektor membuka, komputer melakukannya berdasarkan informasi dari bagian lain.

Bagian lain itu antara lain gerakan pedal gas yang diinjak oleh pengemudi (sensor pedal gas), posisi katup gas (throttle body), sensor aliran udara, posisi poros kem, poros engkol atau kruk as, sensor air pendingin, knock sensor dan sensor oksigen. Dengan berbagai parameter itulah, komposisi campuran udara dan bahan bakar dijaga tetap maksimal dan menjadikan konsumsi pemakai bahan bakarnya jadi tidak boros.

Sebagai contoh, oksigen sensor yang mulai diperkenalkan pada mesin Innova 2007 akan menjaga komposisi campuran udara dan bensin 14,7 : 1. Atau, kalau perlu tenaga, itu sedikit diperkaya saat akselerasi.

Nah, pada mesin tanpa sensor oksigen, hal tersebut tidak bisa dilakukan. Soalnya, informasi hasil pembakaran tidak diketahui. Ini pula yang membuat Innova keluaran terakhir lebih irit dan emisi gas buangnya juga ramah lingkungan dengan standar Euro-2.

Kamis, 02 April 2009

Kijang Innova VS Kapsul : Perbandingan Konsumsi Bensin

Perbandingan Konsumsi Bensin Kijang Innova VS KapsulSalah satu isu yang paling ramai dibicarakan atau dijadikan ajang perdebatan antara masyarakat pemakai Kijang Innova dan juga pihak lain adalah konsumsi bahan bakar. Ada rumor, Innova dianggap boros. Sayangnya, rumor boros itu tanpa pembanding. Seharusnya, untuk menyatakan sebuah mobil boros, tentu saja harus ada pembandingnya.

Di samping itu, perbandingan harus sama. Istilahnya, apple to apple. Tepatnya, MPV harus dengan MPV dan bukan dengan sedan. Begitu pula dimensi dan beratnya.

Karena itulah, membandingkan konsumsi Kijang Innova bensin, ya... harus dengan Kijang Kapsul.

Berbagai media telah melakukan tes perbandingan konsumsi bahan bakar antara Kijang Innova versus Kapsul. Dari tabloid Otomotif yang juga mengetes Premium dan Pertamax adalah sebagai berikut.


Innova
Kapsul
BBM
Dalam kota
Konstan
Dalam Kota
Konstan
Premium
8 km/liter
12 km/liter
7,6 km/liter
11 km/liter
Pertamax
9,2 km/liter
13,4 km/liter


Selanjutnya majalah MobilMotor juga melakukan tes perbandingan, yaitu luar kota dan dalam kota. Hasil bisa dilihat berikut ini.

Kapsul (LGX)
Innova
Jakarta- Bandung
8,8 km/liter
9,8 km/liter
Bandung -Jakarta
10,3 km/liter
12,4 km/liter
Dalam kota
7,1 km/liter
7,3 km/liter
Rata-rata
8,7 km/liter
9,8 km/liter