This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 25 Oktober 2009

New Camry - Lebih Maju Soal Kenyamanan

Dealer Toyota Lombok, MataramMemang sudah saatnya Toyota meremajakan Camry, di tengah upaya para pesaingnya, seperti Honda Accord dan Nissan Teana, yang telah merevisi ulang penampilannya. Facelift yang dilakukan Toyota ini bisa dibilang sangat pintar dengan membuat tampilan Camry terlihat lebih berotot, mewah, dan elegan. Sementara penumpangnya lebih dimanjakan dengan berbagai fitur baru yang menawan.
 
Konteks tegas dan berwibawa dicerminkan dalam desain grille yang kini mengusung konsep 'X-shape', meninggalkan 'V-shape' yang diaplikasi Camry model sebelumnya. Kesan sporty juga sangat kental pada unit yang kami uji karena telah dilengkapi full body kit pada bumper depan dan belakang, side skirt, hingga duck tail (konsumen menambah sekitar Rp 15 juta). Dominasi lampu belakang yang kini menggunakan LED juga menambah aura kemewahan yang sejak dulu hinggap pada Camry.
'Lounge on the wheel', begitu Toyota menyebut kabin Camry anyar ini. Perwujudannya, di jok belakang, fitur rear seat reclining, serta rear seat relaxation, bisa digunakan untuk menghilangkan kepenatan. Jok belakang yang bisa memijat itu bisa diatur melalui remote control tingkat kecepatannya. Pemasangan kursi pijat ini berdasarkan pemikiran Toyota bahwa umumnya pengguna Camry adalah seorang eksekutif atau pebisnis yang kerap disopiri.
Bagi pengemudi, penambahan hal baru dirasakan melalui adanya head-up display yang menampilkan informasi kecepatan di kaca depan. Sementara panel instrumen tidak banyak berubah. Hal lain di interior yang menunjukkan jiwa Camry sebagai sedan berkelas adalah roof illumination atau lampu memanjang dari pilar A ke ke pilar C. Sentuhan ini menjadikan suasana di dalam kabin seperti lounge sungguhan.
Sayangnya, mesin yang digendong Camry masih sama dengan pendahulunya atau sejak generasi kedua Camry diluncurkan pada 2006 lalu. Namun, tenaga 277 hp pada 6.200 rpm dengan torsi 346 Nm pada 4.700 rpm cukup ampuh melesatkan bobot Camry yang mencapai 1.610 kg. Akselerasi terasa lebih cepat bila memindahkan mode transmisi otomatis 6-speed dari posisi D ke mode Sport yang responsif.
Suspensi MacPherson strut di depan dan dual link di belakang terasa empuk saat melaju di jalanan bergelombang. Begitu pula saat kecepatan tinggi, Camry tetap stabil dan tidak terlalu mengayun berkat stabilizer yang disematkan pada suspensi. Selain itu, gejala body roll juga bisa diminimalisir. Steering Camry ini begitu lincah dan ringan, serta akurasi saat bermanuver bisa diandalkan di kecepatan tinggi. Dengan sederet persenjataan baru tersebut, tampaknya Toyota Camry diperkirakan akan tetap mengisi podium tertinggi segmen large saloon di Indonesia.
KEUNGGULAN
- Eksterior modern
- Kabin mewah dan nyaman
- Suspensi empuk

KEKURANGAN
- Mesin belum diperbarui

Senin, 14 September 2009

Toyota Prius : Stop dan Start Secara Otomatis

Toyota Prius : Stop dan Start Secara OtomatisKetika pedal pedal gas dibebaskan, indikator "CHG" memperlihatkan pengisian dalam waktu singkat. Selanjutnya, bila pedal rem ditekan, garis pengisian penuh dan bergerak dengan cepat. Kondisi ini mengindikasikan sistem “brake energy regenerative” Prius bekerja.
Sebenarnya, pada kondisi seperti tiu, tidak hanya pemulihan energi yang dilakukan mobil full hybrid ini. Mesin juga menghemat tetes demi tetes bensin. Sebagai contoh, bila berhenti di lampu merah atau merayap di kemacetan, mesin tidak diijinkan hidup selama energi di batere masih ada.

Namun begitu, lalu lintas longgar, pengemudi ingin melaju pada kecepatan di atas 60 km/jam, mesin bensin berkapasitas 1,8 liter yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 98PS @ 5.200 rpm, start atau bekerja seara otomatis. Pengemudi tidak tahu saat mesin hidup tetapi bisa dirasakan melalui setir dengan adanya sedikit getaran.

Begitu kecepatan dikurangi, misalnya menjelang lampu merah dengan mengendorkan tekanan terhadap pedal gas, pada kecepatan 45 km, mesin bensin mati. Mobil selanjutnya digerakkan oleh motor yang listrik yang mendapatkan energi dari baterai. Kendati demikian, AC dan perlengkapan lain tetap hidup.

Begitu, jalan lagi, motor listrik yang ditugaskan memutar roda. Torsi motor ini cukup besar, 207Nm. Alhasil, begitu gas ditekan, mobil langsung bergerak dengan cepat. Tak ada gejala spin ketika pedal diinjak mendadak.

Bila pedal gas ditekan lebih dalam lagi dan kecepatan terus naik, pada kecepatan 50 km/jam, mesin mesin bekerja lagi.

Sinergi Akselerasi
Saat berakselerasi, kendati pedal gas ditekan lebih dalam, bukan putaran mesin yang naik, tetapi motor listrik yang hidup. Jadi tidak ada tambahan jumlah bahan bakar yang disemprotkan ke mesin untuk memperbesar tenaga.

Pada kondisi seperti ini, Prius memanfaatkan energi hasil “recovery” –nya. Tepatnya, terjadi sinergi antara mesin bensin dan motor listrik.

Saat mobil digunakan di jalanan macet, energi baterai lebih cepat terisi penuh. Energi baterai juga lebih cepat terkuras. Kondisi terendah baterai, dua baris. Kalau sudah begini, mesin bensin langsung hidup. EV pun tidak bisa berfungsi.

Tiga Mode
Tiga mode kerja Prius adalah “Power”, “ECO” dan “EV” dengan tombol berdekatan. Power Mode mobil digerakkan oleh mesin bensin dan motor listrik. Dengan kombinasi tersebut, ketika pedal gas ditekan, tenaga bertambah dan akselerasi terasa begitu responsif.

Setiap mode, mempengaruhi gerakan setir dan pedal gas yang langsung dirasakan oleh pengemudi.

Pada Power Mode, setir lebih berat. Begitu juga dengan gerakan pedal gas. Pada “ECO Mode”, tenaga mobil turun atau berkurang. Tenaga untuk menggerakan setir dan pedal gas lebih ringan. Sedangkan “EV Mode”, mobil melaju dengan mengandalkan energi dari batere. Ini hanya bisa dilakukan bila cukup energi di dalam baterai. Mobil pun bekerja dengan energi listrik murni.

Pada Prius yang dites KOMPAS.com, kecepatan maksimal EV hanya 45 km (di Inggris 31 km/jam atau 50 km/jam). Begitu, dicoba di atas 45 km/jam, muncul pesan “exceed speed” di layar informasi. Sedangkan jarak tempuh total dengan menggunakan batere bisa mencapai 1,8 km.

Bila energi baterai kurang, dan coba mengoperasikan “EV Mode’, muncul pesan di layar, “low battery”. Begitu kecepatan ditambah, langsung terjadi peralihan, dari EV ke sisem hibrida. Dalam hal ini mesin bensin jadi hidup.

Untuk mengirit konsumsi bahan bakar, pengemudi bisa menekan tombol “Eco Mode” secara manual. Menurut Toyota, dengan cara ini, konsumsi bahan bakar lebih irit berkisar 10 -1 5 persen.

* Kompas

Kamis, 10 September 2009

Toyota Fortuner Diesel Matik : Besar Dalam Kenyamanan dan Keamanan

Dealer Toyota KerawangTak salah rasanya jika para jurnalis Tabloid Otomotif merasa puas akan performa, kenyamanan dan keamanan Toyota Fortuner Diesel bertransmisi otomatik. Dari pengalamannya menjajal Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru dari Toyota di Jalur Selatan Jakarta – Jogjakarta, rata-rata mereka kagum akan kehandalan Fortuner Diesel.
Mesin Senyap dan Responsif
Berbagai macam tantangan yang mereka temui, mampu diatasi dengan berbagai kiat yang tentunya bisa ditiru oleh pemakai Toyota Fortuner Diesel bertransmisi otomatik. Dengan bodi yang besar, Fortuner sanggup berlari dengan kecepatan 140 km/jam hingga 145 km/jam di jalan tol menuju Cipularang.
Dari pengalaman selama perjalanan, para reporter yang terbiasa menjajal segala macam jenis kendaraan itu salut akan performa transmisi Matik 5-speed yang responsif. Bahkan ketika memasuki wilayah Nagrek yang terkenal akan tanjakannya yang terjal, kemampuan mesin diesel matik khas Fortuner tetap dapat diandalkan.
Caranya dengan memfungsikan pilihan mode transmisi pada D-3! Dari upaya ini putaran mesin menjadi naik hingga menyebabkan torsi puncak mesin tercapai. Hasilnya laju Fortuner Diesel bertransmisi otomatik bertambah cepat dan sanggup melewati tanjangan yang terjal sekalipun.
Yang membikin para reporter ini makin kagum adalah raungan deru mesin dieselnya cukup senyap ketika menanjak di Nagrek. Bahkan untuk memindahkan tuas transmisinya ke D-3 berlangsung sangat halus.
Keistimewaan lainnya adalah walaupun mesin diesel Fortuner telah dilengkapi teknologi tinggi common rail turbo berkapasitas 2.500 cc DOHC, istimewanya dapur pacu ini mampu meminum solar lokal. Hal ini dikarenakan filter bahan bakarnya sudah disesuaikan dengan solar lokal sehingga lebih ekonomis untuk melakukan perjalanan jauh.
Sistem Pengereman Yang Akurat
Puas akan performa mesin, giliran untuk mengetahui tingkat keamanan mobil terutama sistem pengereman. Dari pengalaman selama di perjalanan, Tim Otomotif mengaku nyaris saja menabrak pengendara motor yang berhenti mendadak di depannya. Tak ayal pedal rem pun diinjak kuat-kuat dan untunglah insiden kecelakaan tak terjadi.
Akuratnya sistem pengereman pada Toyota Fortuner Diesel matik dikarenakan sudah dilengkapi dengan ABS dan EBD yang membuatnya tetap terkendali. Dengan pengalaman ini sekali lagi membuktikan bahwa biarpun Fortuner berbodi bongsor, tetapi tetap aman dan nyaman saat dikendarai.
Perhatikan Tekanan Angin Ban
Kiat lainnya dari para jurnalis agar Fortuner lebih terasa nyaman adalah memperhatikan ukuran tekanan ban pada seluruh rodanya. Mulanya kru redaksi Otomotif ini sempat merasakan guncangan ketika melewati permukaan jalan yang bergelombang.
Saat diukur tekanan angin bannya, ternyata terlalu kencang mencapai 42 psi! Setelah diset normal 32 psi, tubuh penumpang tak sampai terguncang-guncang ketika melewati jalanan yang tak rata. Terlebih didukung setingan suspensi Fortuner yang tak terlalu empuk dan juga tak berasa keras bantingannya. Sangat nyaman untuk perjalanan jauh.
Konsumsi Solar Yang Irit
Giliran uji konsumsi bahan bakarnya, cukup efisien. Dengan bodinya yang besar, SUV seharga Rp 379,2 juta (on the road, Surabaya) itu dianggap para reporter masih tergolong irit.
Ketika diuji dengan kondisi lalu lintas yang padat khas ibu kota, konsumsi bahan bakarnya mencapai sembilan km per liternya. Sedangkan perjalanan luar kota mampu menembus 10 km per liter. Saat diajak melaju dengan kecepatan konstan 100 km/jam di tol, konsumsi solarnya lebih irit lagi karena bisa mencapai jarak 15,3 km/liter.
Dengan ulasan aktual dan obyektif dari para jurnalis Tabloid Otomotif ini membuktikan bahwa Toyota Fortuner Diesel bertransmisi otomatik ini tidak hanya memiliki keistimewaan lega dan lapang saja untuk tujuh penumpang, tetapi juga aman dan nyaman untuk perjalanan jauh sekalipun. (*)
Data Spesifikasi
Dimensi (P x L x T) 4.695 x 1.840 x 1.850 MM
Wheelbase 2.750 MM
Mesin 2KD-FTV, 2.494CC, 4 silinder segaris, DDOHC, 16 katup, D-4D common-rail diesel turbo
Tenaga Maksimum 102 dk/3.600 rpm
Torsi maksimum 260 Nm/1.600-2.400 rpm
Transmisi 5 percepatan otomatis
Suspensi dpn/blk double wishbone, per keong / 4 link dengan lateral rod
Rrem dpn/blk cakram berventilasi / teromol, ABS, EBD
Hasil tes
0-100 km/jam 17,1 detik
40-80 km/jam 7,2 detik
0-402 m 21,1 detik
Pengereman
100-0 km/jam 40 m
Konsumsi Bahan Bakar (Liter/Km)
Dalam kota 1 / 9
Konstan 100 km/jam 1 / 15,3
Luar kota 1 / 10
* Toyota Indonesia
 

Selasa, 08 September 2009

Kijang Innova Type J : Pangkas Fitur Turunkan Harga

Harga Kijang Innova Type JToyota Kijang lnnova kini semakin murah. Cukup dengan Rp 179,9 juta (on the road), mobil idaman keluarga itu sudah bisa dibawa pulang. Menjelang Lebaran, PT. Toyota-Astra Motor (TAM) punya strategi baru. Volume maker mereka, Toyota Kijang Innova, ditambah variannya satu lagi. Kijang Innova J Grade (tipe J) melengkapi jajaran Kijang Innova menjadi 16 jenis! Sebuah angka yang cukup membingungkan untuk dipilih.
TAM mengenalkan varian paling bontot Kijang Innova itu di hadapan media pada sebuah gathering dan buka puasa bersama di kawasan Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (28/8) lalu. Rupanya, TAM benar-benar ingin memperkuat line up produknya pada pertengahan tahun kerbau ini.
Toyotan Kijang Innova J Grade akan dibanderol Rp 179,9 juta (on the road DKI Jakarta). Dengan demikian, Innova tipe J adalah varian paling murah. Bayangkan, bedanya bisa mencapai Rp 20 jutaan dengan varian paling rendah sebelumnya, E standar bermesin bensin yang harganya Rp 198 jutaan.
Apa maksudnya? Strategi menjelang Lebaran atau memang memberikan pilihan lebih terjangkau? Entahlah. Tapi yang jelas, Direktur Pemasaran TAM Joko Trisanyoto membantah jika Innova J Grade untuk mobil Lebaran. "Mustahil jika kami mengejar target itu, Lebaran kan kurang tiga minggu," ujarnya.
Tapi yang jelas, dengan adanya Innova J Grade ini, masyarakat diharapkan akan lebih menjangkaunya (meski sebenarnya masih cukup mahal untuk ukuran kantong rata-rata pegawai di Indonesia). Harga Rp 179,9 juta adalah angka fantastis untuk sebuah Kijang Innova yang sudah menjadi simbol kemewahan sebuah keluarga itu.
Multipurpose vehicle (MVP) ini diplot sebagai jembatan peralihan dari konsumen Avanza (model termurah Toyota) ke level yang lebih tinggi, seiring peningkatan ekonomi konsumen. Selain itu, TAM juga berharap bisa lebih menarik perusahaan (fleet costumer) untuk mendongkrak penjualan.
Asumsinya adalah, dengan menjual Avanza Rp 120 juta, Rp 100 juta bisa dipakai untuk uang muka Kijang Innova J. Sisanya Rp 20 juta, bisa disimpan atau dipakai untuk menambah perlengkapan untuk Innova baru. Selanjutnya, tinggal meneruskan cicilan sesuai dengan jangka kredit yang diinginkan konsumen.
"Dengan banderol paling murah di antara varian lainnya, kami menargetkan Innova J Grade laris sebagai kendaraan operasional perusahaan. Banyak perusahaan butuh mobil yang harganya murah, tapi tetap memunculkan imej perusahaan," terang Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan.
Jangan khawatir berlebihan. Dengan harga murah, Kijang Innova masih tampak mewah. Dan yang paling penting, tetap mempertahankan keamanan dan kenyamanan standar. Kijang Innova J Grade masih dilengkapi tilt & power steering, single AC, power windows, power door lock, serta Toyota auto alarm.
Apalagi yang Anda harapkan? Dengan harga yang dipangkas hampir Rp 20 jutaan dari varian terendah, fitur yang disebut di atas sudah cukup nyaman. Tetap mempertahankan standar Kijang Innova, tetapi dilepas dalam harga rendah, Johnny yakin J Grade menembus angka penjualan sebanyak 100-150 unit per bulan.
Minim, tapi Tetap Aman
BUKAN hanya Anda, Seputar Indonesia pun penasaran dengan harga Kijang Innova yang dipangkas hingga Rp 20 jutaan. Apa saja fitur yang dikepras? Bagaimana perbe-daan J Grade dengan tipe E yang dulunya berstatus sebagai varian terendah?
Perawakan tipe E dan J hampir tiada beda. Desain grill sama dengan Innova lain. Namun, seperti tipe E, grill tiga palang dibuat sewarna dengan bodi. Pelek sama-sama menggunaan pelat baja yang dipres.
Tapi bedanya, tipe E dilengkapi penutup (dop) untuk semua roda. Sementara tipe J, dop hanya menutup mur roda. Untuk mesin, tipe J hanya tersedia varian bensin 2.000 cc, tidak dijumpai versi diesel. Transmisi juga sama dengan tipe E, mengandalkan 5-percepatan manual.
Kelengkapan aksesori jangan diharap, tipe ini benar-benar terkesan polos, tanpa ada balutan kosmetik yang mempercantik sekeliling. Perbedaan akan lebih terasa jika kita memasuki ruang kabin. Interior dua warna (two tone) tetap sama. Namun, yang paling mencolok adalah bagian audio. Konsol yang biasa dihuni audio (dasbor depan) kini melompong. Ya, Kijang Innova J Grade tanpa audio. Cukup aneh dilihat.
Soal ini, TAM punya alasannya sendiri. Menurut Ahmad Rizal, Marketing Communication Departmen Head Toyota, ditanggalkannya fitur audio adalah untuk membebaskan konsumen memilih dan memasang sendiri tipe audio apa yang disukai. "Mau satu atau dua DIN, terserah pengguna," ujarnya.
Satu lagi yang membuat interior J Grade semakin gundul. Jika tipe lainnya terdapat konsol yang menghubungkan dasbor, tuas perseling, serta membatasi kedua jok depan, pada tipe J ditiadakan. Kesannya sangat polos, hanya terdapat karpet yang terlihat dengan tongkat persneling menjuntai sendirian.

Kendati demikian, door trim moulding dengan tombol power window masih dipertahankan. Cup holder masih banyak, termasuk cup holder di depan lubang AC. Jangan harap penumpang belakang disembur langsung angin AC, karena Innova tipe J tidak dilengkapi double blower.

Bentuk jok sama, tapi bahan pembungkusnya berbeda. Pada tipe J, joknya dilapisi bahan vinil. Lalu, lampu interior tinggal satu, berada di depan jok tengah.

"Innova J ibarat membangun rumah. Setelah ada uang, pemiliknya bisa menambahkan perlengkapan untuk membuat penampilan makin gaya. Pertama bisa menambahkan audio atau pelek," ujar Rizal.

Senin, 07 September 2009

Toyota Avanza Masih Yang Terlaris

Harga New AvanzaToyota Avanza Masih Yang Terlaris

Sulit bisa menggeser pasar Toyota Avanza dan tetap menjadi produk primadona dari PT. Toyota Astra Motor (TAM). Bayangkan, hasil penjualan low MPV ini menunjukkan superioritasnya dengan mencatat ritel tertinggi 9.115 unit atau memberi kontribusi 50,2 persen dari total 18.145 unit.

”Hasil pada bulan Agustus ini adalah penjualan tertinggi sepanjang tahun 2009 dan kami bersyukur atas pencapaian tersebut. Semoga ini merupakan sinyal positif dari perkembangan pasar otomotif nasional yang juga mencerminkan kondisi makro ekonomi nasional,” ujar Johnny Darmawan selaku Presiden Direktur PT. Toyota-Astra Motor (TAM) dalam keterangan resminya.

Di posisi kedua, peringkat penyumbang terbesar TAM diperoleh dari Kijang Innova mencatatkan 3.715 unit. Selanjutnya, di segmen SUV, Toyota Rush bercokol di posisi ketiga dengan 1.526 unit (naik 7.8%).

Di segmen 4x2 compact, Toyota Yaris berhasil mencatatkan angka penjualan sebesar 887 unit (posisi empat) meningkat 13,4% dibandingkan bulan sebelumnya. Bahkan, khusus untuk rival Honda Jazz ini, surat pemesanan kendaraan (SPK) juga melonjak signifikan menjadi 1.010 unit atau meningkat sebesar 12% dibandingkan Juli.

Terakhir, untuk segmen sedan, Camry berhasil membukukan 117 unit, naik 82.8% dibanding bulan sebelumnya. Diikuti Toyota Corolla Altis dengan pertumbuhan 16% atau 109 unit.

* New Avanza 1.3 Matic : Hadir untuk Memanjakan Si Kaki Kiri

Untuk informasi Toyota Avanza terbaru, silahkan klik dibawah ini:
Harga AvanzaInterior AvanzaEksterior AvanzaFitur Keselamatan AvanzaFitur Kenyamanan AvanzaSpesifikasi AvanzaPilihan Warna AvanzaFoto Gambar AvanzaKredit AvanzaBrosur AvanzaPanduan AvanzaAksesoris Avanza
Untuk pemesanan Toyota Avanza Baru, silahkan klik dibawah ini:
PT. Liek Toyota - Dealer Toyota Surabaya, Jawa Timur